oleh

3 Ruas Jalan Lampung Tengah Diperbaiki

Harianpilar, com. Lampung Tengah – Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan strategis di Kabupaten Lampung Tengah pada 2026. Total anggaran yang dikucurkan mencapai sekitar Rp162,8 miliar untuk tiga ruas dengan panjang penanganan lebih dari 15 kilometer.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal memastikan perbaikan infrastruktur Jalan Tahun Anggaran 2026 berjalan sesuai standar kualitas tertinggi. Ia juga meninjau langsung proses pengerjaan perbaikan ruas jalan Kalirejo–Bangun Rejo di Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah, Jumat (3/4/2026).

Ia meninjau langsung detail teknis pengerjaan di lapangan. Selain itu, mengecek konstruksi jalan, sistem drainase, kesiapan alat berat, serta memastikan perhitungan LHR menjadi dasar dalam menentukan spesifikasi pembangunan.

Menurutnya, secara strategis, ruas jalan ini menghubungkan sejumlah jalur penting lainnya, seperti Kalirejo–Padang Ratu, Bangun Rejo–Wates, hingga Kalirejo–Pringsewu. Mempercepat perbaikan di ruas lain, termasuk penanganan ruas Padang Ratu–Kalirejo dan Padang Ratu–Pekurun Udik juga dilakukan.

“Upaya ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak dilakukan secara parsial, melainkan terintegrasi untuk memperkuat konektivitas antarwilayah,” ujar Mirza sapaan akrabnya.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa Pemerintah daerah berupaya memastikan setiap anggaran yang dikeluarkan memberi dampak langsung bagi sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, serta mobilitas dan perekonomian warga.

Seluruh pekerjaan menggunakan metode perkerasan rigid beton yang dinilai lebih tahan terhadap beban kendaraan berat, terutama angkutan logistik dan distribusi komoditas.

Ruas-ruas tersebut memiliki peran penting sebagai jalur penghubung antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain menjadi akses utama mobilitas warga, jalan ini juga digunakan untuk distribusi hasil pertanian dan perkebunan seperti singkong, jagung, dan komoditas lainnya.

Selama ini, kondisi jalan yang rusak dinilai menghambat kelancaran distribusi hasil panen serta meningkatkan biaya logistik. Dengan perbaikan yang dilakukan, diharapkan mobilitas angkutan barang menjadi lebih lancar dan efisien.

Pemerintah Provinsi Lampung menilai peningkatan kualitas infrastruktur jalan akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah, terutama di daerah sentra produksi pertanian dan perkebunan.

Selain tiga ruas tersebut, pada 2026 Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) juga merencanakan penanganan puluhan ruas jalan lainnya di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya peningkatan konektivitas daerah. (Rls)

Komentar