Harianpilar.com, Tanggamus – Pendapatan Kabupaten Tanggamus tahun 2016 diproyeksi sebesar Rp1,601 triliun. Pendapatan tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp32,5 miliar kemudian dana perimbangan sebesar Rp1,190 triliun dan pendapatan lain-lain daerah yang sah sebesar Rp378 miliar.
Untuk belanja diproyeksi sebesar Rp1,59 triliun dan belanja tidak langsung sebesar Rp926 miliar. Adapun rincian belanja tak langsung terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp680 miliar, belanja hibah sebesar Rp32 miliar, bantuan sosial sebesar Rp3,6 miliar. Belanja batuan keuangan kepada pemerintahan pekon sebesar Rp206 miliar, belanja bantuan keuangan kepada partai politik direncanakan sebesar Rp772 juta dan belanja tak terduga sebesar Rp3 miliar.
Bupati Tanggamus Hi.Bambang Kurniawan,S.T, dalam paripurna penyampaian rancangan APBD 2016, digedung parlemen Tanggamus, Senin (9/11/2015). Selain bupati, rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Heri Agus Setiawan itu dihadiri juga oleh pimpinan DPRD lainnya yakni Wakil Ketua I DPRD Rusli Shoheh, Wakil Ketua II Aris Budianto dan Wakil Ketua III Sunu Jatmiko, kemudian unsur Forkopimda, Asisten, Kepala SKPD dan camat. “Untuk belanja langsung dianggarkan sebesar Rp669 miliar, dari komposisi tersebut antara rencana pendapatan dan rencana belanja terjadi surplus anggaran sebesar Rp 4,9 miliar. Akan tetapi rancangan APBD Kabupaten Tanggamus tahun 2016 menganut anggaran berimbang, sehingga surplus anggaran tersebut akan menutupo pembiayaan netton sebesar Rp4,9 miliar,” kata Bambang.
Bupati menjelaskan bahwa rancangan APBD 2016 masih di fokuskan untuk tiga bidang yakni infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.” Masih kita fokuskan untuk tiga bidang tersebut, dan terjadi peningkatan anggaran,” ujar Bambang tanpa merinci jumlah peningkatan.
Dengan telah disampaikannya rancangan APBD tersebut, Bambang berharap, dewan dapat membahas secara seksama demi kepentingan masyarkat Kabupaten Tanggamus. “Pada dasarnya setiap penyusunan APBD telah kami lakukan dengan cermat dan berhati-hati, serta memperhitungkan perkiraan yang akan terjadi pada masa yang akan datang,” kata Bupati.
Penyampaian rancangan APBD 2016 tersebut, berlangsung mulus, sebab seluruh fraksi di DPRD menyatakan setuju, dan siap untuk dibahas. Rancangan APBD 2016 dilanjutkan pembahasan oleh Badan anggaran (Banggar) DPRD yakni dari 16-20 November.
Dalam kesempatan itu, pemkab Tanggamus, menyampaian rancangan peraturan daerah (ranperda) penyertaan modal bagi Bank Syariah Tanggamus. Rencananya modal yang akan diberikan kepada BUMD tersebut sebesar Rp500 juta. “Bank Syariah ini kan perusahaan asli Tanggamus, jadi itu pertimbangan kami untuk memberikan modal, harapannya BUMD ini dapat terus berkembang dan dapat bersaing dengan Bank-Bank lain dan tentunya menjadi kebanggaan Tanggamus,” kata bupati. (imron/joe)









