oleh

Gubernur Lampung dan PGN Siapkan Pasokan Gas Kawasan Industri Way Kanan

Harianpilar.com, Bandar Lampung –

Pemerintah Provinsi Lampung mulai memastikan kesiapan energi bagi Kawasan Industri Way Kanan, Kabupaten Way Kanan. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengarahkan TPP Gubernur Lampung Bidang Administrasi Pimpinan Mahendra Utama untuk menjajaki kerja sama dengan PGN Area Lampung soal pasokan gas bumi.

Rapat di Biro Perekonomian

Arahan itu mencuat dalam rapat kecil yang dipimpin Kepala Biro Perekonomian Lampung Asrul. Rapat berlangsung di ruang rapat Biro Perekonomian dan dihadiri para kepala bidang terkait kawasan industri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Bappeda.

Dalam pertemuan itu, Pemprov Lampung mengundang Area Head PGN Lampung dan tim. Agenda berlangsung pada 28 September 2026 pukul 15.00–17.15 WIB. Pembahasan utama: persiapan supply gas bila Kawasan Industri Way Kanan mulai beroperasi.

PGN Lampung Beri Dukungan Penuh

PGN Lampung menyatakan dukungan penuh agar kelak Kawasan Industri Way Kanan dialiri gas. Pemprov Lampung mengapresiasi respons positif BUMN pengelola gas di Indonesia itu.

Bagi Pemprov, dukungan ini penting. Pasokan gas menjadi salah satu prasyarat utama bagi operasional kawasan industri. Tanpa energi yang andal, rencana besar Way Tuba sebagai pusat industri baru bakal berjalan lambat.

Kenapa Pasokan Gas Penting?

Gas bumi menawarkan energi yang lebih efisien, kompetitif, dan ramah lingkungan dibanding bahan bakar konvensional. Untuk kawasan industri, ketersediaan gas dapat menekan biaya operasional pabrik, meningkatkan daya saing, dan menarik investor.

Kawasan Industri Way Kanan di Way Tuba diproyeksikan menjadi motor ekonomi baru di Lampung. Kehadiran gas akan memperkuat ekosistem industri, terutama sektor agro dan pengolahan. Pasokan yang stabil juga membuka peluang pengembangan pembangkit listrik di sekitar kawasan.

Langkah Selanjutnya

Setelah penjajakan, tahap berikutnya adalah kajian teknis: volume kebutuhan, skema pasokan, infrastruktur jaringan, titik serah, hingga jadwal. Pemprov dan PGN perlu menyinkronkan rencana agar gas siap saat kawasan industri mulai beroperasi.

Sinergi ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi pemerintah daerah dan BUMN dalam membangun infrastruktur strategis. Jika berjalan mulus, Way Kanan bukan lagi sekadar calon kawasan industri, melainkan pusat pertumbuhan baru yang berbasis energi bersih.(*)

Komentar