oleh

PLN Nusantara Power Bangun Kemandirian Disabilitas Lewat Fasilitas Steam Motor

Harianpilar.com, Bandarlampung — Semangat kemerdekaan diwujudkan PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Bandar Lampung dengan menghadirkan fasilitas usaha steam motor bagi penyandang disabilitas. Fasilitas senilai Rp50 juta tersebut resmi diresmikan di UPTD Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (PRSPD) Dinas Sosial Provinsi Lampung, Senin (27/7/2026).

Bantuan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) itu mencakup pembangunan fasilitas steam motor, peralatan operasional, serta dua unit hidrolik. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat pelatihan vokasi sekaligus unit usaha produktif untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas binaan UPTD PRSPD.

Peresmian dihadiri Manager PT PLN Nusantara Power UP Bandar Lampung Ali Anwar, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs. Aswarosi, M.Si., serta Kepala UPTD PRSPD Dinas Sosial Provinsi Lampung Yulius Wirawan, S.H., M.H.

Momentum tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi dunia usaha dan pemerintah dalam menghadirkan program pemberdayaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Ali Anwar mengatakan, program TJSL PLN Nusantara Power tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi diarahkan untuk membuka ruang kemandirian dan meningkatkan potensi masyarakat.

“PT PLN Nusantara Power percaya bahwa keberhasilan perusahaan harus berjalan seiring dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Melalui bantuan fasilitas steam motor ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan, memperoleh pengalaman kerja, serta memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mandiri secara ekonomi,” ujar Ali.

Ia berharap fasilitas tersebut dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan sehingga memberikan manfaat nyata bagi penerima manfaat maupun masyarakat sekitar.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarosi mengapresiasi kontribusi PLN Nusantara Power UP Bandar Lampung dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan dunia usaha menjadi langkah strategis untuk memperluas kesempatan penyandang disabilitas memperoleh keterampilan, meningkatkan produktivitas, sekaligus membangun kemandirian ekonomi.

Kepala UPTD PRSPD Lampung Yulius Wirawan menyebut fasilitas steam motor akan menjadi media pembelajaran sekaligus ruang praktik kerja bagi para penerima manfaat.

“Bantuan ini merupakan investasi sosial yang sangat bermanfaat bagi pengembangan kompetensi para penyandang disabilitas. Kami optimistis fasilitas ini akan menjadi salah satu unit usaha produktif yang dapat meningkatkan keterampilan sekaligus memberikan pengalaman kewirausahaan bagi para penerima manfaat,” ujar Yulius.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya PLN Nusantara Power menciptakan Creating Shared Value (CSV), yakni menghadirkan nilai bersama bagi perusahaan dan masyarakat.

Melalui program ini, PLN Nusantara Power UP Bandar Lampung turut mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, serta pengurangan kesenjangan sosial.

Ke depan, perusahaan berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga sosial, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menghadirkan program TJSL yang adaptif, inklusif, dan berdampak nyata.

Fasilitas steam motor tersebut diharapkan bukan sekadar bangunan dan peralatan, melainkan menjadi pintu masuk bagi penyandang disabilitas untuk memiliki keterampilan, pengalaman kerja, serta peluang usaha.

Semangat kemerdekaan pun diterjemahkan dalam bentuk nyata: membuka kesempatan, memperkuat kemandirian, dan menghadirkan kesetaraan ekonomi bagi penyandang disabilitas di Lampung. (Ramona).