oleh

17 Calon Direksi BUMD Lolos Uji Kelayakan dan Kepatutan

Harianpilar.com, Bandar Lampung – Proses seleksi calon direksi untuk dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berlanjut. Sebanyak 17 peserta dinyatakan lolos dalam uji kelayakan dan kepatutan dan akan melanjutkan ke tahap ketiga yakni wawancara oleh tim Panitia Seleksi (Pansel).

Untuk diketahui, dua BUMD Pemprov Lampung yaitu PT. Wahana Raharja dan PT. Lampung Jasa Utama tengah melakukan seleksi direksi yang saat ini terjadi kekosongan.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, menjelaskan bahwa dari total 35 peserta yang mendaftar di dua BUMD tersebut sebanyak 25 orang lolos seleksi administrasi

“Dari 25 peserta yang lolos seleksi berkas, dilakukan uji kelayakan dan kepatutan. Hasilnya, hanya 17 orang yang memenuhi passing grade dan dinyatakan berhak mengikuti tahapan berikutnya,” ujarnya, Rabu (20/8).

Ia merinci, untuk PT Wahana Raharja dari 7 peserta hanya 5 yang lolos uji kelayakan. Sementara di PT LJU, dari 18 peserta, hanya 12 yang berhasil melewati tahap ini.

Selanjutnya, para peserta yang lolos akan menjalani wawancara mendalam oleh tim Pansel yang terdiri dari berbagai sektor terkait. Wawancara ini akan menggali lebih jauh komitmen dan strategi para calon direksi dalam memajukan BUMD dan mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Lampung.

“Pemerintah Provinsi Lampung berharap melalui seleksi ini akan lahir direksi BUMD yang lebih profesional, inovatif, dan memiliki konsep manajemen yang kuat untuk membawa perusahaan ke arah yang lebih baik,” tegas Mulyadi.

Ia juga menegaskan bahwa ke depan tidak akan ada lagi suntikan modal dari Pemprov Lampung untuk BUMD. Oleh karena itu, direksi dituntut memiliki kreativitas dan strategi dalam mengelola aset dan potensi yang ada agar dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan APBD, sebagaimana diamanatkan dalam PP No. 54 Tahun 2017 tentang BUMD.

“BUMD tidak ada lagi suntikan modal, seperti Wahana Raharja mereka memiliki aset sehingga bisa dimanfaatkan. Ini dibutuhkan kreatifitas dan strategi dari calon direksi melalui wawancara sehingga harus memiliki konsep baru ke depan sehingga BUMD ini bisa berkontribusi dan membantu penguatan APBD Pemprov Lampung,” pungkasnya.

Daftar peserta yang lolos uji kelayakan dan kepatutan untuk Direksi PT Wahana Raharja adalah Arie Purnama, Malka Prima, Poniman, Yondri, Yurita Sari. Sementara untuk Direksi PT Lampung Jasa Utama (LJU) adalah Alamsyah HR, Aliza Gunado, Amri Zamani, Asep Muzaki, David Marganti, Dodi Subarkah, Firdaus Rosman, Hadi Filino Gunarto, Mashudi, Oktavianus Yulia, Pulung Wicaksono Dwi Anggoro, Robbyadi Afitno. (*)