Harianpilar.com, Bandarlampung – Sejumlah aktivis reformasi 98 muncul di kediaman Presiden terpilih Prabowo Subianto dua hari terakhir. Kehadiran para pentolan demonstran yang menggulingkan orde baru itu untuk mengisi jajaran kabinet Prabowo-Gibran. Yang terpantau hadir mulai dari Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Faisol Riza hingga pendiri Partai Rakyat Demokratik (PRD) Budiman Sujadmico.
Selain dua nama itu, juga ada aktivis 98 lainnya yakni Nezar Patria yang kini masih menjabat Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Agus Jabo (Ketua PRD/Ketum Partai Prima), Mugiyanto (Tenaga Ahli KSP), Immanuel Ebenezer (Ketua Umum Relawan Jokowi Mania), Fahri Hamzah (Wakil Ketua Umum Partai Gelora) dan Afriansyah Noor (Wakil Menteri Tenaga Kerja)
Nama-nama ini merupakan tokoh pergerakan mahasiswa 98. Seperti Budiman Sujadmico merupakan pendiri sekaligus ketua umum pertama Partai Rakyat Demokratik (PRD), Budiman juga salah satu aktivis yang sempat dipenjara oleh Orde baru. Kemudian, Faizol Riza yakni mantan aktivis Solidaritas Mahasiswa Untuk Demokrasi (SMID).
Faisol Riza yang bernama lengkap H. Faisol Riza, S.S., M.A merupakan salah satu pentolan aktivis reformai yang menggulinglan rezim orde baru. Pria kelahiran 01 Januari 1973 di Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur ini pernah menjabat Ketua Umum SMID era tahun 1998-1999.
Selain berlatar belakang aktivis, Faisol Reza juga santri Pondok Pesantren Nurul Jadid. Kemudian meneruskan pendidikannya di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta dan Universitas Indonesia.
Faisol Reza saat ini menjabat Ketua DPW PKB Jambi, Ketua DPP PKB Bidang Olahraga, Kesenian dan Milenial. Juga aktif di Federasi Panjat Tebing Indonesia dan pernah menjabat Ketua Umum FPTI tahun 2015 – 2019
“Mudah-mudahan tenaga pikiran dan waktu yang saya punya bisa membantu pemerintahan yang akan datang,” kata Faisol pada wartawan saat keluar dari kediaman Prabowo.
Faisol Reza mengaku diberikan tugas untuk membantu pemerintahan mendatang. Meski begitu, Faisol masih enggan mengungkapkan tugas apa yang diberikan Prabowo kepadanya pada cabinet lima tahun mendatang.
Ia meminta kepada semua pihak untuk menunggu pengumuman resmi dari Prabowo Subianto. “Soal posisi atau yang menjadi tugas saya itu pak Prabowo yang akan mengumumkan,” katanya.
Ia mengaku berdiskusi dengan Prabowo mengenai situasi perekonomian masyarakat. Faisol menyebut Prabowo ingin ekonomi Indonesia tumbuh lebih tinggi dari yang saat ini. “Kedua ingin semua masyarakat terlibat menerima manfaat,” ujarnya.
Faisol enggan menjawab jika PKB akan mendapat jatah tiga kursi di kabinet Prabowo. “Saya tidak bisa menjawab saya hanya mendapatkan tugas dari pak Muhaimin (Ketum PKB) sebagai kader,” pungkasnya.(*)









