oleh

Debat Perdana Pilgub Bahas Infrastruktur dan Ekonomi

Harianpilar.com, Bandarlampung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung akan menggelar debat kandidat perdana Pilgub Lampung 2024 pada 13 Oktober. Debat yang akan berlangsung di Hotel Novotel Bandarlampung itu diprediksi akan ‘panas’. Sebab membahas isu yang berkiatan langsung dengan rakyat banyak yakni infrastruktur dan ekonomi.

Ketua Divisi Parmas KPU Lampung, Antoniyus Cahyalana, mengatakan, debat kandidat ini dilakukan untuk memberikan Paslon memaparkan solusi atas berbagai tantangan daerah. “Debat kandidat pertama dengan tema infrastruktur dan ekonomi. Untuk infrastruktur, akan dibedah adalah soal kerusakan dan konektifitas jalan antar kabupaten serta penanganan angkutan batubara,” kata Antoniyus, Rabu (9/10).

Sementara, untuk ekonomi akan diperluas terkait kemiskinan, ketimpangan pendapatan, dan distribusi sumber daya ekonomi. “Nantinya, setiap paslon cagub dan cawagub dibatasi bisa bawa pendukungnya maksimal 200 orang sesuai kapasitas ruangan,” ujarnya.

Antoniyus melanjutkan, khusus Pilgub Lampung akan digelar 3 kali debat kandidat. Debat selanjutnya, akan mengusung tema hukum dan pemerintahan serta kebijakan publik. “Untuk tema hukum akan dibedah lebih jauh soal tata kelola hukum, pelaksanaan perda provinsi dan akses keadilan hukum,” lanjutnya.

Kemudian, tema pemerintahan akan dikupas lebih luas terkait inovasi pembangunan, birokrasi, pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan kesetaraan gender. “Sementara, tema kebijakan publik akan dibedah luas soal keterlibatan masyarakat, implementasi kebijakan dan evaluasi kebijakan,” jelasnya.

Debat terakhir akan mengusung tema isu pelayanan publik kontemporer. “Pada tema ini akan dibedah lebih luas lagi terkait kemiskinan, kesehatan, pendidikan, pertanian (perkebunan dan peternakan), pelayanan dasar, isu lingkungan, kelautan dan pariwisata, isu sosial budaya, penyalahgunaan narkotika dan disabilitas,” bebernya.

Anton menyampaikan, dalam debat Pilgub ini KPU Provinsi Lampung menunjuk sebanyak lima tim perumus dari unsur akademisi dan tokoh masyarakat. Lima tim perumus itu diantaranya, akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) Dr. Usep Syaifudin, SE, M.S.Ak. Kemudian akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unila, Dr. Roby Cahyadi, SIP, MIP.

Selanjutnya, akademisi Teknik Sipil Institut Teknologi Sumatra (Itera) Dr. Ing. IB Ilham Malik. Akademisi UIN Raden Intan, Mansyur Hidayat, M.Sos.I. dan Direktur LBH  Kota Bandar Lampung Sumaindra Jarwadi, SH. “Mereka akan bertugas menyusun format debat, menentukan tema, serta memilih panelis yang akan menguji pengetahuan dan kompetensi para calon,” pungkasnya. (Ramona)