Harianpilar.com, Pesawaran – Puskesmas Kota Dalam Kecamatan Waylima-Pesawaran, melaksanakan Pemberi Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal kepada balita dan ibu hamil di wilayah Kecamatan setempat.
Demikian dikatakan Kepala Puskesmas Kota Dalam, NS Pujiati,S.Kep.,M.Kes, saat ditemui diruang kerjanya belum lama ini.
Kegiatan PMT tersebut disertai dengan edukasi gizi dan kesehatan untuk perubahan perilaku, misalnya dengan dukungan pemberian ASI, edukasi dan konseling pemberian makan, higiene sanitasi untuk ibu pengasuh dan keluarga.
Dan Dinas Kesehatan (Diskes) selaku fungsi koordinator, pengawasan dan pembinaan dibidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat, melakukan pendampingan keseluruh Puskesmas di Kabupaten Pesawaran.
Menurutnya, Puskesmas Kota Dalam salah satu Puskesmas yang menyelenggarakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal untuk balita dan ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK).
Dijelaskannya, Puskesmas Kota Dalam melakukan pembekalan kepada penyelenggaran PMT di Desa se- Kecamatan Way Lima (ketua tim penggerak PKK Desa, Kader TPK, Kader KPM, Kader Posyandu). Puskesmas Kota Dalam sebagai fungsi penentu sasaran, penentu lokasi pelaksanaan, penentu menu, fungsi pemantauan kepada penyelenggaran PMT di Desa.
“Puskesmas Kota Dalam telah melaksanakan PMT sejak bulan Agustus tahun 2023, dengan sasaran balita gizi kurang dan ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK,” Terang KUPTD Puskesmas Kota Dalam Ns. Lilis Pujiati.,S.Kep.,M.Kes.
Dia menegaskan, pelaksanaan PMT sesuai dengan petunjuk teknis Kemenkes RI Tahun 2023, bahwa pelaksana PMT adalah Ketua tim penggerak PKK Desa” Ucap Ka.Puskes Kota Dalom Pujiati.
Lebih lanjut ia mengatakan, Pelaksanaan pemberian PMT diberikan selama 90 hari, dan disiapkan hanya satu kali dalam satu hari. Beliau berharap semua stakeholdermendukung kegiatan PMT selama pelaksanaan.
“Agar PMT ini berjalan kondusif sehingga dapat meningkatkan status gizi kurang (balita dan ibu hamil KEK) menjadi status gizi baik. Diharap saat kader mendistribusikan PMT ke sasaran wajib untuk mengambil dokumentasi foto dan videobaik menu makanan beserta penerimanya,” timpalnya.
Sememtara Ahli Gizi Puskesmas Kota Dalam Ayu Wulandari juga melaksanakan edukasi gizi, dengan melakukan kunjungan rumah dan pemantauan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).
Ayu menjelaskan, makanan yang diberikan sudah disesuaikan dengan usia balita dan status gizi ibu hamil KEK. Dan menu makanan sudah dihitung sesuai dengan angka kecukupan gizi dan standar bahan makanan yang wajib dterapkan oleh setiap Desa.
Terpisah, Ketua Tim penggerak PKK Desa Sidodadi Kecamatan Waylima, Widia Ratna Sari menyatakan, bahwa selaku pelaksana PMT di Desa Sidodadi sudah melaksanakan pemberian PMT kepada balita gizi kurang dan ibu hamil KEK sesuai juknis menu yang diberikan oleh ahli gizi Puskesmas (PKM) Kota Dalam. Dan kegiatan tersebut telah berjalan sejak bulan Agustus hingga sekarang dengan sasaran 10 balita dan 1 bumil KEK.
“Harapan saya sebagai pelaksana PMT di Desa Sidodadi, kegiatan PMT ini berjalan lancar. Semua pihak mendukung sehingga balita dan bumil kurang gizi menjadi terbantu status gizinya menjadi standar sehat. Dari Desa juga menambahkan bantuan berupa susu dan telur,” ungkap Widia. (Fahmi).









