Harianpilar.com, Metro – Pemerintah Kota Metro direncanakan akan membangun Rumnah Sakit hewan standar daerah yang akan dilengkapi juga dengan fasilitas penitipan hewan. Hal tersebut disamapiakan Wali Kota Metro dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K), M.H pada Rapat Koordinasi Pembentukan Rumah Sakit Hewan (RSH) Kota Metro, dihadiri 8 dokter hewan yang berlangsung di Guest House Rumah Dinas Walikota, Jumat (15/09/2023).
Wali Kota Metro dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K), M.H. berharap dengan hadirnya Rumah Sakit Hewan di Kota Metro dapat menumbuhkan rasa sayang manusia terhadap hewan dan dapat memberikan banyak manfaat yang diperoleh, diantarannya menyelamatkan manusia dari penyakit yang bersumber dari hewan.
“Kita ingin memperhatikan potensi yang ada sekarang di Kota Metro dengan sumber pembangunannya ke depan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dimana Kota Metro adalah kota pendidikan. Metro tentu harus menjadi pusat kegiatan wilayah yang sudah ditentukan oleh pusat, pusat jasa, pendidikan, kesehatan, dan perdagangan,” tuturnya.
Dalam proses pembentukan Rumah Sakit Hewan, Wahdi juga berpesan kepada seluruh pihak yang terkait untuk dapat betul-betul membaca dan mempelajari prosedur perencanaan yang dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan.
“Kedepan bahwa kita menyelenggarakan UPTD. Rumah Sakit Hewan betul-betul dengan perencanaan yang baik, matang dan berkelanjutan. Bagaimana ke depan Metro adalah pusaka yang memiliki sumber daya manusia yang baik,” ungkapnya.
Wali Kota Metro juga meminta dalam proses pembentukan rumah sakit hewan harus berdasarkan dengan analisa dan identifikasi yang jelas.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan(DKP3) Kota Metro Heri Wiratno, S.P. melaporkan bahwa kegiatan hari ini merupakan tindaklanjut dari peningkatan status Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Metro yang selama ini melayani kegiatan pelayanan kesehatan hewan yang akan ditingkatkan menjadi status Rumah Sakit Hewan.
“Maka dengan itu, kita menindaklanjuti hal tersebut dengan membentuk FGD (Focus Group Discussion) tingkat kecil 2 kali di Dinas Ketahan Pangan, Pertanian Perikanan Kota Metro,” ungkapnya.
Heri juga mengungkapkan bahwa ada 23 Tim skedul yang akan dilakukan pada tanggal 23 November 2023 yaitu soft launching pada tanggal 1 sampai 23. DKP3 akan membuat usulan Perwali dengan melakukan diskusi terlebih dahulu dengan kepala bagian organisasi, tata pemerintahan dan organisasi.
Sementara itu, Kepala BAPPEDA Kota Metro Anang Risgiyanto. SKM.,M.Kes menyampaikan ada beberapa hal yang mendasari berkaitan dengan pembentukan rumah sakit hewan di Kota Metro diantarannya yaitu sudah adanya 2 Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan) di Kota Metro.
“Untuk membuat rumah sakit mekanisme yang di bangun juga akan mengunakan sistem rujukan dari Puskeswan,” katanya.
Berdasarkan data peningkatan jumlah pasien di Puskeswan Metro setiap tahunnya sudah merupakan potensi harus dilayani, sehingga sudah membutuhkan upaya-upaya rujukan dan pelayanan rawat inap atau rumah Sakit.
“Kemudian untuk data kepemilikan hewan peliharaan dan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeliharaan kesehatan hewan juga terus meningkat dan penting untuk dilakukan,” ujarnya saat memberikan pemaparan. (Zuli)









