oleh

Heriyansyah : Pak Dawam Rahardjo Fokus Bekerja

Harianpilar.com, Lampung Timur – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur (Lamtim)  melalui Dinas Komunikasi dan Informasi, menegaskan bahwa Bupati M.Dawam Rahardjo saat ini sangat fokus bekerja.

Hal itu menanggapi terkait adanya gabungan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Jadi begini, bupati tak mempermasalahkan jika memang ada LSM melaporkan, karena mereka sebagai pengawas kontrol sosial dan hak mereka juga. Silahkan saja, karena bapak bupati fokus bekerja dan membangun Lampung Timur untuk lebih baik,” kata Sekretaris Dinas Kominfo Lamtim Heriyansyah, memberikan tanggapan melalui pers rilis yang diterima Harian Pilar, Rabu (5/10).

Dijelaskan Heriyansyah, bahwa pesan bupati dalam apel sambutan kunjungan KPK ke  Lamtim, ia memberikan delapan area Intervensi kepada pegawainya.

Pertama  perencanaan dan pengganggaran APBD, kedua pengadaan barang dan jasa, ketiga pelayanan perizinan, keempat kapabilitas APIP, kelima manajemen ASN, ke enam tata kelola dana desa, ketujuh optimalisasi pendapatan daerah dan kedelapan manajemen aset daerah.

“KPK juga sudah hadir di Lamtim pada saat Road Show Bus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2022 “Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi” di Kabupaten Lampung Timur pada 27 September 2022, dan pada tanggal 3 Oktober mereka (LSM) melaporkan,” ungkap Heri.

Menurut Heri, dimana kegiatan  KPK adalah bersifat pembinaan awal dan edukasi dalam penggunaan anggaran di sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Lampung Timur.

Dikatakan HERI, dalam pertemuan di aula Setkab, tim KPK hanya menjelaskan terkait penggunaan anggaran di masing-masing OPD harus sesuai aturan.

“Di samping itu, setiap pelayanan publik harus standar berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI). Sebab ini merupakan indikator keberhasilan pelayanan pemerintahan terhadap masyarakat sesuai arahan KPK,” ujarnya.

Heriyansyah berharap, kepada teman-teman ASN tidak perlu ada kekhawatiran diberikan amanah memegang jabatan terkait anggaran.

“Jika kita sudah bekerja sesuai aturan, mengingat dalam penggunaan anggaran sekarang ini diawasi ketat karena berbasis aplikasi dan harus sesuai aturan. Saya rasa kedatangan tim KPK ke Lampung Timur, hanya suversi Monitoring Center of Prevention, dan yang jelas intinya kita bekerja sesuai profesional saja dan sesuai aturan,” ungkapnya.

Terkait pelaporan bupati ke KPK, Heriyansyah menegaskan, jika semua pelaksana kegiatan sudah sesuai aturan.

“Jadi InssyaAllah, pak bupati kita fokus berkerja saja,” tandasnya. (*)