oleh

Dinas Koperasi dan UKM Way Kanan Gelar Pembinaan

Harianpilar.com, Way kanan – Dalam rangka untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) para  Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kabupaten Way Kanan, Dinas Koperasi dan UKM mengadakan pembinaan di Kampung Gedung Rejo, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Rabu (9/2).

Untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UKM yang ada di Kampung Gedung Rejo, Dinas Koperasi dan UKM melaksanakan pembinaan kepada UKM yang mengelola makanan yang berbahan dasar singkong.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Drs. Rinaldi, MM yang diwakili oleh Kabid UKM Junaidi, SE.,MM dan didampingi oleh Peningkatan Kapasitas Koperasi dan UKM (PK2UKM) Fauzan Fuadi A.Md dan staf Bidang UKM Hasanudin  berharap dengan adanya produk olahan makanan yang berbahan dasar singkong ini, dapat menjadikan usaha yang bernilai tambah bagi ibu-ibu di Kampung Gedung Rejo ini.

Dalam kesempatan ini juga Junaidi mengharapkan para ibu-ibu UKM yang membidangi olahan singkong ini dapat lebih bersemangat dalam memproduksi . “Terkait dengan pemasaran, insyaallah akan kita bantu memasarkan,karena kita sudah memiliki pusat oleh-oleh yang berada di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Abidin Pagaralam,” ujarnya.

Selain itu juga PK2 UKM Fauzan Fuadi akan mendampingi para pelaku UKM terkait dengan perizinan untuk kelengkapan produk olahan ibu- ibu UKM kampung Gedung Rejo, Kecamatan Baradatu.

Dia menyampaikan pembinaan pelaku UKM perlu melibatkan banyak pihak. Tak hanya pemerintah tapi juga pelaku usaha lainnya. Tentunya yang manajemen pemasarannya telah stabil.

Tak hanya pemasaran, pelaku UKM juga mendapatkan edukasi tentang teknik promosi pengemasan. Salah satunya melalui pelatihan fotografi produk. Kombinasi dengan pelatihan pemasaran dalam penggunaan media sosial.

“Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemampuan dan keahlian dalam diri pelaku UKM,” katanya.

Dia menyambut baik kegiatan tersebut, terlebih hasil akhirnya untuk memberikan kesejahteraan bagi pelaku UKM. Tentunya dengan menyerap dan mempraktekan setiap ilmu yang didapat.

“Kami berharap melalui program ini kesejahteraan masyarakat meningkat dan bahkan dapat mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan,” ujarnya. (Eeng)