Harianpilar.com, Natar – Bantuan Bedah Rumah yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) dan difasilitasi oleh Pemkab Lampung Selatan saat ini dalam proses pembangunan.
Sunaryo, warga Dusun II, Desa Bandar Rejo, Kecamatan Natar, salah satu penerima bantuan ini saat ditemui dikediamannya, Selasa (14/12/2021) mengaku bersyukur mendapatkan bantuan dari Pemerintah.
Dahulu rumahnya sangat sederhana. Kini sementara dalam proses pembangunan atau rehab menjadi rumah yang layak huni dan nyaman.
“Alhamdulillah, saya senang sekaligus bersyukur sekali dapat bantuan bedah rumah dari pemerintah. Mudah-mudahan nanti setelah diperbaiki kami sekeluarga sudah merasa nyaman tinggal dirumah. Kini masih terlihat bata merah dan akan terus dilakukan pembenahan hingga menjadi rumah layak huni,” ungkapnya.
Dia menjelaskan dalam melakukan pembangunan rumah berukuran 6 meter X 6 meter itu mendapatkan dana dari pemerintah sebesar Rp17.500.000. namun pada pelaksanannya menghabiskan uang Rp30 juta. “Kekurangannya sebesar Rp 12.500.000 di tomboki Kepala Desa Bandar Rejo Sularto.
Sunaryo berprofesi sebagai petamni itu mengakui sebelumnya banyak bagian rumahnya yang sudah rapuh dan belum mampu untuk melakukan perbaikan karena alasan ekonomi.
“Terima kasih kepada pak Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto yang telah membantu kami selaku warga miskin untuk mendapatkan perhatian. Berkat upayanya kami bisa tinggal di rumah layak huni ini nantinya,” tuturnya.
Ia mengaku sebelumnya rumah sangat sederhana, selama puluhan tahun kondisinya sudah tidak layak, sebab atap genteng sudah banyak yang bocor dan dindingnya sudah rapuh, sehingga kondisinya memprihatinkan jika hujan turun.
“Terima kasih banyak saya sampaikan kepada Pemerintah dan Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto karena saat ini dalam proses rehab tempat tinggal kami menjadi layak huni, beliau memang peka melihat kondisi warganya,” ucapnya dengan rasa haru.
Kepala Desa Bandar Rejo Sularto menuturkan bantuan ini totalnya senilai Rp17.500.000 yang terdiri dari bahan bangunan senilai Rp15 juta yang diterimanya berbentuk fisik atau material bangunan, sedangkan untuk gaji tukang yang diterima berbentuk uang sebesar Rp2,5 juta.
Ia mengatakan jika program itu terus berjalan tentu akan sangat membantu tidak hanya untuk dirinya, namun juga bisa menyasar kepada warga lain yang kurang mampu.
“Semoga program ini terus berlanjut karena masih ada warga lain juga membutuhkan bantuan seperti ini. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada bapak Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dan semua pihak atas adanya bantuan bedah rumah ini,” tuturnya. (Mar)









