Harianpilar.com, Pesawaran – Hadir diperingatan tahun baru islam 1442 H di Desa Tanjung Rejo Kecamatan Waykhilau. Calon Bupati Pesawaran M. Nasir mendapat curhatan kades setempat.
Momen do’a bersama menyambut tahun baru islam 1442 H tersebut, dibuat kesempatan Kades Tanjung Rejo, Sugiono untuk menyampaikan permasalahan banjir yang kerap menghantui masyarakatnya selama ini.
Menurut Sugiono, permasalahan banjir tak kunjung terselesaikan selama ini.
Meski sudah berupaya meminta bantuan kepada pemerintah daerah, namun tidak pernah ada solusi untuk mengatasi permasalahan banjir tahunan yang selalu melanda desanya tersebut.
“Pernah ada pembicaraan mengenai normalisasi sungai dengan pemerintah daerah untuk menanggulangi banjir tahunan ini, namun mana hingga kini zonk, iya zonk gak apa -apa, lalu saya coba pinjam eksavator dan dikasih waktu 2 hari tapi saya pedot 5 dino, kemudian dengan eksavator tersebut saya ambil titik -titik penyebab luapan banjir, dan alhamdulillah hujan kemarin tidak terjadi banjir,” ungkap Sugiono, Kades Tanjung Rejo, Sabtu (12/09/2020).
Terkait hal itu, Calon Bupati Pesawaran M. Nasir berjanji ketika terpilih menjadi bupati akan segera mencarikan formula dalam mengatasi banjir yang ada.
“Karena disini yang terngiang setiap tahunya banjir, dan ini yang harus diselesaikan,karena jika ada bencana banjir jika cuma membawa mie gak akan menyelesaikan,akan tetapi yang harus diselesiakan adalah pesoalannya. Jika perosoalannya kita selesiakan maka tahun depan mudah-mudahan tidak akan ada bencana banjir lagi,” ucap Nasir, dihadapan ratusan masyarakat Desa Tanjung Rejo.
Pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Pesawaran (M. Nasir-red) yang diketahui satu -satunya penantang petahana mengajak masyarakat yang ada untuk selalu menjaga kondusifitas tahapan pilkada 9 Desember 2020. Meskipun berbeda pilihan, namun kesejukan di desa harus tetap terjaga.
“Mohon doa dan dukungan kita semua, agar apa yang kita harapkan terwujud. Tahun Politik ini jangan saling tuding, saling hujat, dan jangan juga saling gontok -gontokan. Kita harus berpikir jernih.Beda pilihan boleh tapi kesejukan didesa harus tetap terjaga,” ujarnya.
Karena, menurut M. Nasir, tekadnya kedepan akan memajukan Kabupeten Pesawaran lebih baik lagi.
“Saya selaku ketua DPRD dan juga calon bupati, tekadnya seperti itu, jadi saya ingin kabupaten kita ini semakin baik. Kalau sekarang sudah baik kedepan harus lebih baik lagi dan itu harus kita kerjakan bersama –sama,” jelasnya.
Sebab lanjut dia, baik itu bukan hanya sebatas pembangunan insfratruktur, melainkan harus berani mengambil kebijakan.
“Karena kabupaten maju harus dimulai dari desa yang maju, terbuka, berani mengambil kebijakan karena kalau terbuka pasti akan muncul keadilan, ini lah yang diharapkan masyarakat,” tukasnya. (Fahmi /Wahyudi)









