Harianpilar.com, Bandarlampung – Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari corona virus disease (COVID-19) di Provinsi Lampung terus meningkat. Dari 188 kasus corona, 148 orang sembuh, setelah ada penambahan tujuh orang pada Minggu (28/06/2020).
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, DR.Dr. Reihana mengatakan, data terakhir terdapat tujuh pasien yang sembuh yakni pasien Nomor 141, Pasien Nomor 166, Pasien Nomor 171, Pasien Nomor 173, Pasien Nomor 174, Pasien 181, Pasien Nomor 183.
“Alhamdulilah pasien sembuh bertambah 7 orang sampai saat ini, dimana ketujuh pasien sembuh berasal dari Bandarlampung,” ungkapnya, Minggu (28/6).
Reihana menjelaskan, pasien yang sembuh No 141 atas nama Yogi Simarmata umur 70 tahun laki-laki dari Bandarlampung, Pasien No 166 atas nama Sophian Sitepu 58 tahun laki-laki dari Bandarlampung, Pasien 171 atas nama Sukaesih perempuan 57 tahun dari Bandarlampung, Pasien No 173 atas nama Aliyah Muslika 17 tahun perempuan dari Bandarlampung, Pasien No 174 atas nama Sri Agus Rini umur 44 tahun perempuan dari Bandarlampung, Pasien 181 atas nama Sunardo Manalu umur 58 tahun laki-laki dari Bandarlampung dan yang terakhir Pasien No 183 atas nama Tiana Yoga umur 23 tahun perempuan dari Bandarlampung.
Menurut Reihana, beberapa swab sudah dilakukan pemeriksaan di Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Lampung baik yang ada dirumah sakit Menggala, rumah sakit A. Yani, Metro, Pringsewu dan PCR yang ada di rumah sakit Abdul Moeloek sudah mulai beroperasional.
“Total swab yang sudah diperiksa sebanyak 2.408 dimana yang positif 163. Untuk tanggal 27 Juni saja total yang diperiksa ada 28 swab dan tidak ada yang positif,” jelasnya.
Reihana juga menerangkan, virus corona tidak mengenal profesi ataupun status. Sebab ada anggota kerajaan, ada Menteri, Dokter atau atlet yang terkena.
“Bila harus pergi kepusat pelayanan kesehatan untuk tes atau apapun jangan lupa memakai masker, menjaga jarak, sering-sering mencuci tangan di air yang mengalir dan membawa handsanitizer, jangan menyentuh wajah sebelum anda mencuci tangan terutama mulut, hidung dan mata,” terangnya.
Untuk yang sedang menjalani isolasi mandiri dirumah ada beberapa hal yang harua diperhatikan yaitu jangan berinteraksi dengan masyarakat, gunakan kamar yang terpisah dengan keluarga, minta salah satu anggota keluarga yang sehat untuk membantu merawat, anda dan orang yang merawat anda harus menggunakan masker dan mencuci tangan setiap waktu. Kemudian hindari pemakaian bersama alat makan, alat mandi. Peralatan atau benda yang sering disentuh setiap hari harus dibersihkan.
“Sesuai dengan standar kesehatan dan jangan meminum obat jika tidak atas petunjuk dokter. Cek dan periksa suhu tubuh setiap hari perhatikan kondisi tubuh anda jika kondisi memburuk dengan ditandai adanya panas yang tinggi dan sesak nafas segera ke pusat pelayanan kesehatan patuhi protokol kesehatan,” tutupnya.(Harry/Maryadi)









