Harianpilar.com, Liwa – Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Barat (Lambar) menggelar rapat koordinasi (Rakor) sensus penduduk 2020 yang dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus di Aula Kagungan Setdakab Lambar dan dihadiri Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin, Sekda, Assisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Kepala BPS Lambar, Kepala Bagian dan Camat se-Kabupaten Lampung Barat. Senin, (03/02/2020).
Sensus yang bertujuan untuk Menyediakan data jumlah, komposisi, distribusi dan karakteristik penduduk Indonesia menuju satu data kependudukan Indonesia, akan dilakukan dalam 2 (dua) sesi sensus. Untuk Sensus Online dilakukan mulai 15 Februari hingga 31 Maret, sedangkan untuk Sensus Wawancara dimulai dari 1-31 Juli mendatang.
Parosil mengatakan, terkait Sensus Penduduk yang akan dimulai untuk mendapatkan hasil yang baik dan akurat, Ia berpesan kepada Dinas/Badan terkait, untuk melakukan koordinasi dengan camat. Kemudian camat melakukan koordinasi ke tingkat pekon hingga pemangku pekon.
“Kita sangat membutuhkan sinergitas semua pihak, pasalnya begitu pentingnya sebuah data, terutama dalam upaya mewujudkan kabupaten Lampung Barat yang hebat dan sejahtera,” jelas dia.
Sementara, menurut Kepala BPS Lambar Amiruddin, sensus Penduduk 2020 (SP2020) ini Adalah pendataan penduduk atau warga secara menyeluruh yang dilaksanakan
setiap 10 tahun sekali dan diikuti oleh 54 Negara secara serentak.
“Sensus Penduduk merupakan Dasar perencanaan dan evaluasi pembangunan di berbagai bidang antara lain Pendidikan, Kesehatan, Perumahan, Tenaga Kerja dan Bidang lain,” terang dia.
Lanjut dia, manfaat lain dari sensus adalah untuk mengetahui kebutuhan infrastruktur yang ada di suatu wilayah, seperti jumlah dan fasilitas sekolah, jumlah dan fasilitas kesehatan.
“Selain itu jg, sensus juga bermanfaat untuk fasilitas komunikasi seperti jaringan telepon, internet yang memadai serta infrastruktur lainnya,” pungkas dia. (Doni)









