Harianpilar.com, Pesawaran – Untuk dapat mengakses perbaikan pelayanan serta fasilitas air minum dan sanitasi serta meningkatkan nilai dan prilaku hidup bersih dan sehat (Hygiene), Pemda Pesawaran melalui Dinas PU Perumahan dan Permukiman (Perkim) kabupaten setempat, kembali mengusulkan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) tahun 2019 ke Kementrian PU Cq Dirjen Cipta Karya RI.
Melalui Kabid Penyehatan Lingkungan dan Perumahan PU-Perkim, Mahendra Syah Devy,ST mengungkapkan, untuk ditahun 2019 ini Pemda Pesawaran telah mengusulkan sebanyak 42 desa sasaran program Pamsimas. Dimana pada tahun 2018 lalu, pemda Pesawaran sudah menyalurkan program Pamsimas kesejumlah 42 Desa sasaran diwilayah Kabupaten setempat.
“Untuk tahun 2019 ini, Pak bupati mengusulkan sebanyak 42 desa sasran proghram Pamsimas. Dan saat ini kita masih menunggu SK Dirjennya terkait penerima program Pamsimas,” ungkap Mahendra, saat dikonfirmasi melalui Ponselnya, Rabu (23/01/2019).
Dan menurut Mahes, Pemda Pesawaran memiliki komitmen yang kuat dalam mengupayakan keberlanjutan serta perluasan pelaksana program pendukung sektor air minum dan sanitasi dengan menggunakan pendekatan yang sama dengan program Pamsimas.
Dengan adanya keberlanjutan program Pamsimas ini, diharapkan masyarakat miskin sasaran pedesaan memperoleh akses perbaikan pelayanan sanitasi dan air minum serta menggunakan, mengelola dan memelihara keberlanjutan secara efektif.
Kemudian saat ditanya lebih jauh terkait besaran anggaran pamsimas yang bakal disalurkan. Mahes menjelaskan, bahwa alokasi anggaran untuk setiap Desa yang mendapatkan program pamsimas masing-masing berbeda satu sama lainnya.
“Kalau anggaranya masih sama dengan tahun lalu kok, namun yang jelas setiap desa anggarannya berbeda. Dan kalau untuk anggaranya antara Rp280 juga hingga Rp320 juta untuk setiap desanya,” papar Mahes. (Fahmi)









