oleh

Longsor Lumpuhkan Jalur Kereta Api Blambangan Umpu

Harianpilar.com, Waykanan –  Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Waykanan, Rusli Arsyad membenarkan telah terjadi longsor di jalur kereta api di sekitar KM 168 +2/3 antara petak jalan (PJ) Blambangan Umpu dan Giham yang menganggu perjalanan kereta api .

“Ya bener terjadi longsor, di jalur kereta api. Siang ini petugas kebersihan dari pihak PT KAI dan dibantu oleh BPBD membersihkan longsor agar-agar dapat dilalui kereta, ”ujar Rusli saat di konfirmasi di Blambangan Umpu, Senin (03/12/2018).

Menurut dia, kejadian ini merupakan akibat dari beberapa hari terakhir, bahkan sejak Minggu (03/12/2018) malam cukup hujan hingga mencapai Senin dinihari.

Untuk memperpanjang evakuasi longsor, petugas BPBD bersama dengan petugas dari PT KAI longsor agar agar dapat berjalan secara normal. “Jadi saat ini jumlah total lumpuh, kereta tidak bisa lewat, bahkan ada kereta gerbong Babaranjang hampir terguling,” katanya.

Diperlukan lebih dari satu sampai dua jam untuk membersihkan tanah yang ada di jalur kereta tersebut.

Manajer Humas PT KAI Divisi Regional (Divre) IV Tanjung Karang Sapto Hartoyo juga membenarkan bahwa longsor terjadi pukul 23.30 WIB di KM 168 + 2/3 jalur antara Blambangan Umpu – Giham Akibat tebing longsor.

Longsor tersebut melayani gerbong ke-11 Kereta Api Babaranjang 11 miring.

Untuk membersihkan tebing longsor tersebut, PT KAI telah mengirimkan regu penolong untuk dapat membantu dan membersihkan longsor tersebut.

“Regu penuang tiba di lokasi pukul 23.30 WIB, namun pukul 00.25 WIB pekerjaan diselesaikan karena kondisi tanah labil,” ujarnya.

Sapto menjelaskan, progres di lokasi KM 168 + 2/3 longsoran akan segera diteruskan dengan eksavator mini untuk menggali tanah dari daerah rel.

“Untuk eksavator yang lebih besar tidak bisa terkendala oleh akses jalan yang tidak bisa merapat ke lokasi KM 168 atau 164,” ungkapnya
Ia mengatakan, tim masih melakukan pembersihan di lokasi kejadian dan tim eksavator sudah mulai bekerja di KM 168 +2/3 sejak Pagi sampai dua jam ke depan.

Sapto meminta maaf untuk semua orang yang melakukan perjalanan api jika terjadi dan menunggu kereta terlambat. (Aan/Mar/Lis)