oleh

DPP Golkar Akui Dua Kadernya Dukung Prabowo-Sandiaga

Harianpilar.com, Jakarta – DPP Partai Golkar mengakui ada dua kadernya mendukung Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI nomor urut 02 Prabowo Subianto/Sandiaga Uno dengan membentuk kelompok sukarelawan Golkar Prabowo/Uno (Go Prabu).

“Hanya dua yang mendukung,” kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily dihubungi di Jakarta, Selasa.
Sebelumnya, beredar video deklarasi sukarelawan Golkar Prabowo/Uno (Go Prabu) yang di dalamnya menampilkan sejumlah orang mengenakan pakaian Golkar.

Ace mengaku sudah melihat video itu. Namun, dari sejumlah orang itu hanya dua yang dapat dipastikannya sebagai kader Golkar.
Ia menekankan bahwa video itu tidak akan mengurangi soliditas Golkar mendukung pasangan capres petahana Joko Widodo dengan cawapresnya, Ma’ruf Amin.

Sejauh ini Golkar telah membentuk kelompok sukarelawan militan Jokowi/Ma’ruf, yakni Golkar-Jokowi (GoJo) dan Jaringan Kerja bersama Jokowi (Jangkar Bejo).

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto telah menyampaikan pesan kepada seluruh calon anggota legislatif Golkar di seluruh Indonesia untuk berjuang memperoleh kursi parlemen sekaligus memenangkan pasangan Jokowi/Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.

Sementara itu, Forum Caleg Golkar deklarasi Go-PrabU gerakan pendukung Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Padahal dalam Munaslub, Golkar tegas mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Ketua Bappilu Golkar wilayah Sumatera, Indra Bambang Utoyo mengakui jika banyak yang memprovokasi kader partai untuk dukung Prabowo. Namun, dia secara pribadi tak tergoda akan ajakan tersebut.

“Sudah banyak yang memprovokasi, (bilang) Prabowo Subianto pasti menang. Saya bilang menang atau kalah itu keputusan pemilih,” kata Indra saat berbincang dengan merdeka.com, Selasa (25/09/2018).

Go-PrabU menilai Prabowo lebih dekat dengan Golkar secara ideologis dan kultural. Sementara Sandiaga, mewakili pemilih milenial.

“Aku sih konsisten dengan keputusan Munaslub,” lanjut Indra.

Indra menolak membeberkan siapa orang-orang yang tengah memprovokasi Golkar agar beralih dukung Prabowo.

“Dari luar (DPP). Tapi memprovokasi kawan-kawan (Golkar),” kata dia.

Indra meyakini sejauh ini Golkar solid mendukung Jokowi-Ma’ruf. Setidaknya hal itu yang ia rasakan secara pribadi.

“Kalau saya iya (solid dukung Jokowi), enggak tahu yang lain,” tegasnya.

Terkait Go-PrabU, Indra menegaskan, kelompok itu hanya pinggiran di Golkar. Terlebih, yang hadir dalam deklarasi hanya caleg DPRD. Sehingga tak bisa diklaim sebagai forum Caleg Golkar yang berjumlah ribuan. (Mar/Lis)