Harianpilar.com, Bandarlampung – Ketua PWI Lampung Supriyadi Alfian, secara resmi melantik 10 Ketua dan pengurus PWI Kabupaten Kota, di sweetbell Hotel, Bandarlampung, Senin, 30 Juli 2018.
Ke-10 Ketua itu, Lampung Barat, Pesisir Barat, Lampung Utara, Lampung Timur, Way Kanan, Tulang Bawang, Mesuji, Kota Metro, dan Tanggamus.
Pelantikan disaksikan Ketua Umum PWI Pusat Margiono, hadir Kadis Kominfo Provinsi Lampung Achmad Crisna Putra mewakili Gubernur Lampung, dan para pejabat Kabupaten Kota.
Ketua Panitia Nizwar mengatakan pelantikan para pengurus hasil konferensi kabupaten kota yang habis masa baktinya. “Kegiatan pelantikan ini juga bagian dari rangkaian HPN PWI Lampung,” kata Nizwar.
Pelantikan 10 pengurus PWI di kabupaten/kota tersebut ditandai dengan penyerahan bendera pataka oleh Supriyadi Alfian kepada Ketua PWI Tulangbawang Abdul Rahman sebagai perwakilan.
Supriyadi mengharapkan kepada pengurus PWI dapat menjaga solidaritas dan menjunjung tinggi serta melaksanakan PD/PRT PWI.
Kemudian, mengibarkan panji-panji PWI dalam setiap karya nyata yang positif, serta senantiasa menjaga nama baik organisasi.
“Dengan ini, sepuluh pengurus PWI kabupaten/kota dengan masa bakti 2018-2022 saya nyatakan resmi dilantik,” kata Supriyadi.
Sementar itu,Ketua Umum PWI Margiono mendorong anggotanya untuk memperluas pengabdiannya di masyarakat, salah satunya ikut mencalonkan diri sebagai wakil rakyat ‘nyaleg’.
“Teman-teman anggota PWI yang maju menjadi calon legislatif, kita support penuh agar berhasil dan menjadi wakil rakyat yang baik,” ujar Margiono pada pelantikan pengurus PWI 10 kabupaten/kota se-Lampung, Senin (30/07/2018).
Kendati demikian, Margiono menegaskan, bagi pengurus PWI yang menjadi caleg, harus mengajukan cuti. “Ini bukan tidak suka (pengurus PWI nyaleg), tapi biar lebih fokus dan berhasil. Karena (nyaleg) tidak mudah, membutuhkan konsentrasi dan serius,” katanya.
Menurut Margiono, tidak hanya menjadi wakil rakyat, tetapi para wartawan harus aktif ke berbagai kegiatan di luar PWI, agar bisa memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia juga menceritakan apa yang dilakukan saat mencalonkan diri sebagai Bupati Tulungagung, Jawa Timur. Dia pun cuti dari Ketua Umum PWI karena membutuhkan konsentrasi tersendiri.
“Alhamdulillah, saya kalah (dalam pemilihan bupati). Saya pun kembali aktif sebagai ketua PWI,” ujarnya. (Mar)









