oleh

Kementerian PUPR Anggarkan Perbaikan Jalan Pesibar

Harianpilar,com, Bandarlampung – Terkait putusnya akses jalan lintas barat (jalinbar) akibat meluapnya air laut dan sungai Mahnay Pekon Mandiri. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Lampung, Budhi Darmawan mengaku telah berkoordinasi dengan satuan kerja (satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) di Lampung untuk meminta penanganan darurat sembari menunggu air surut.

Akses jalan tersebut seringkali lumpuh ketika hujan yang terus-menerus mengguyur wilayah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar). Namun pihaknya mengungkapkan bahwa Kementerian PUPR telah mengganggarkan di tahun 2018 untuk pembangunan jembatan dan perbaikan jalan di jalinbar yang terputus.

“Pemenang tender sudah ada, anggaran sudah disiapkan oleh Kementerian PUPR, tinggal pelaksanaan pembangunannya saja dan tahun ini akan dimulai pembangunan jembatan secara permanen,” ujarnya di kantor Gubernur Lampung, Senin (25/06/2018).

Budhi berharap ketika jembatan telah berdiri kokoh maka keluhan akan terhambatnya aktivitas ekonomi masyarakat setempat dapat teratasi dengan baik. Namun meski hal ini menjadi tanggung jawab bagi pemerintah pusat, pihaknya akan terus mengawasi kondisi jembatan nantinya.

Diberitakan sebelumnya, rusaknya kondisi jalinbar membuat kendaraan roda empat tidak bisa melaju. Sehingga jika masyarakat yang beraktivitas menggunakan roda empat melintas dari arah Bengkulu ke Bandarlampung harus melewati jalur Liwa begitupun sebaliknya. Dan untuk kendaraan roda dua bisa menggunakan Jembatan Bailey.

Di samping itu, derasnya curah hujan sejak Minggu  sore itu juga mengakibatkan ratusan rumah di beberapa pekon terendam banjir yakni Pekon Biha,  Pekon Bangun Negara, Way Jambu, Paku Negara, Bangun Negara, Tanjung Raya, dan Pekon Rajabasa Kecamatan Ngaras. (Fitri/Mar)