oleh

Ketua PKK Pesawaran Minta Posyandu Tekan AKB

Harianpilar.com, Pesawaran – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesawaran,  Ny Nanda Indira Dendi meminta kepada Posyandu mendukung upaya pencapaian keluarga sadar gizi (Kadarzi), guna membantu menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) dan kelahiran, serta mempercepat penerimaan norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera.

“Hingga saat ini, Posyandu masih menjadi sarana penting di dalam masyarakat yang mendukung upaya pencapaian Kadarzi, guna membantu menurunkan AKB dan kelahiran, serta mempercepat penerimaan norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera,” kata Nanda Indira Dendi, saat menghadiri acara Mini Lokakarya dan pemberian transport bagi para kader posyandu diaula Kantor Kecamatan Negerikaton, Senin (7/5/2018).

Dalam kesempatan tersebut  Ny Nanda Indira Dendi juga memberikan bantuan transport kepada sejumlah kader posyandu dikecamatan Negerikaton.

Pemberian transport para kader posyandu diaula kantor camat Negerikaton, tampak dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Camat Negerikaton, jajaran Uspika Kecamatan Negerikaton, Kepala  Puskesmas Negerikaton, dan Kades Kalirejo.

Dalam sambutannya Nanda menyampaikan, bahwa secara umum tujuan Mini Lokakarya triwulan lintas sektoral adalah untuk mengkaji, menginformasikan dan mengidentifikasi capaian hasil kerjasama lintas sektoral  kegiatan triwulan sebelumnya dan tersusun rencana kerja triwulan berikutnya. Sedangkan tujuan khususnya antara lain untuk membahas dan memecahkan masalah dan hambatan yang dihadapi serta untuk merumuskan mekanisme/rencana kerja lintas sektoral yang baru untuk triwulan yang akan datang.

Karena katanya, kegiatan Posyandu ini didalamnya meliputi kegiatan pemantauan pertumbuhan yang diintegrasikan dengan pelayanan seperti imunisasi untuk pencegahan penyakit, penangulangan diare, pelayanan kesehatan ibu dan anak, pelayanan kontrasepsi, hingga penyuluhan dan konseling.

“Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang di kelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar dan sosial dasar masyarakat,” ujarnya.

Isteri Bupati Pesawaran itu menambahkan, Posyandu sebagai perwujudan dari peran serta masyarakat tidak serta merta hadir dan bergerak dengan sendirinya, dukungan pemerintah terhadap keberadaan dan kesinambungan terus diupayakan. Berbagai kebijakan telah dibuat, bermacam kegiatan dan program telah dilaksanakan agar posyandu tetap eksis dan menjadi gerbang depan pemberdayaan masyarakat.

“Pembangunan kesehatan tidak semata menjadi tanggungjawab pemerintah tetapi juga harus melibatkan seluruh elemen masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat sehingga tercapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya,” kata Nanda.

Masih kata Nanda, pada pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat di Posyandu, Kader merupakan penggerak utama kelancaran jalannya kegiatan. Untuk itu, dalam rangka pemberdayaan masyarakat diperlukan transport kader untuk membantu dalam mobilisasi kader. Untuk itu, setelah dengan adanya transport bagi para kader, diharapkan pelaksanaan kegiaatan pemberdayaan masyarakat di Posyandu dapat berjalan dengan lancar dan pelaksanaan kegiatan di posyandu dapat ditingkatkan.

“Saya apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan mini lokakarya triwulan puskesmas ini. Besar harapan saya adanya respon positif dari berbagai pihak dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat kecamatan Negeri Katon, dan Kabupaten Pesawaran pada umumnya,” tuturnya. (Fahmi/Mar)