oleh

PKB Pesawaran Minta Mahtropi Dicopot

Harianpilar.com, Pesawaran – Puluhan orang menggelar aksi kantor DPW PKB Lampung, Rabu (28/3) menuntut agar Ketua DPW PKB Lampung mencopot Matrohupi dari jabatannya sebagai Ketua DPC PKB Pesawaran.

“Kami dari DPAC PKB Pesawaran mendesak DPW PKB supaya Matrohupi dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPC PKB,” kata Elnova Haryadi, coordinator aksi DPAC PKB Pesawaran.

Ia menilai Matrohupi tak mampu menyelesaikan konflik yang terjadi di PKB Pesawaran. Sementara, Ketua PAC PKB Way Lima, Pesawaran, Rohani menyebutkan, selama ini, dalam mengelola partai, Matrohupi seperti mengelola keluarga tanpa memberdayakan struktur partai yang sudah dibentuk.

“Partai (PKB) ini hanya dikelola dengan manajemen keluaga, tanpa melibatkan setruktur yang sudah dibentuk,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, selama ini Matrohupi dalam mengelola partai hanya untuk kepentingan pribadi.

“Partai ini hanya dijadikan kepentigan pribadi tanpa mengutamakan azas musyawarah dan tidak pernah ada kegiatan partai sehingga partai vakum hanya seremoni kepentingan pribadi saja,” tegasnya.

Ditambahkannya, apabila tuntutan dari kader PKB yang ada di 11 DPAC se Pesawaran tidak didengar, pihaknya mengancam akan turun aksi kembali dengan jumlah massa yang lebih banyak.

“Jika aspirasi kami tidak didengar dan tidak dihiraukan maka kami akan kembali dengan masa yang lebih besar, lebih baik kehilangan satu orang dari pada kita harus menyaksikan partai ini hancur karena dipimpin orang yang salah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Pesawaran, Matrohupi, menanggapi dengan dingin atas aksi demo yang dilakukan di kantor DPW PKB hari ini, yang meminta dirinya untuk turun dari jabatan ketua.

Hal tersebut diungkapkannya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (28/3/2018).

“Selama ini saya tidak pernah merasa memiliki masalah dengan seluruh kader PKB, terlebih kader yang berada di Kabupaten Pesawaran. Saya juga baru mengetahui hal ini dari rekan-rekan media,” jelasnya.

Dirinya menilai, demo yang dilakukan di kantor DPW, ditunggangi oleh orang yang secara legal formal sudah tidak berada lagi di kepengurusan partai PKB lagi.

“Demo tersebut kemungkinan besar orang orang yang sudah tidak lagi menjadi anggota partai PKB Pesawaran, dan saya juga tidak terlalu memikirkan hal itulah, karena setiap orang berhak menyampaikan pendapatnya,” tegasnya. (Mar/Fahmi)