Harianpilar.com, Pesawaran – Kondisi jembatan penghubung antar Desa yang berada di tapal batas antara Desa Kedondong-Desa Tempel Rejo, Kecamatan Kedondong kondisinya sangat memprihatinkan.
Kondisi jembatan tersebut semakin menyempit. Hal tersebut disebabkan pengikisan tanah hingga menimbulkan lubang pada badan jalan jembatan semakin menganga lebar akibat tergerus arus air, luput dari perhatian pihak terkait.
Padahal keberadaan jembatan tersebut merupakan akses sarana masyarakat sekitarnya khususnya masyarakat Desa Tempel Rejo menuju jalan poros serta menuju kantor kecamatan dan pasar terdekat.
“Kalau untuk kendaraan motor masih bisa dilalui, namun kalau mobil tidak bisa lagi,” ucap Hadi Rusyanto (50), warga Desa Kedondong.
Terkait parahnya kondisi jembatan yang semakin rusak itu, menurut Anto sapaan akrab Hadi Rusyanto terjadi sejak 3 tahun lalu. Sementara keberadaan jembatan itu merupakan akses jalur penghubung terdekat bagi masyarakat tiga Desa, tepatnya Desa Tempel Rejo dan Desa Pasar Baru serta Kedondong.
“Ya sementara ini jika kendaraan roda empat jalannya mesti mutar lebih jauh. Tentunya dengan kondisi jembatan sekarang ini kita merasa kesulitan. Apalagi kalau waktu panen, masyarakat yang akan menjual hasil bumi ke pasar merasa terbebani dengan dana mobilisasi yang begitu besar.
Belum lagi kalau malam hari, dikhawatirkan kendaraan bermotor terperosok ke lubang jalan, bukankah membahayakan bagi pengendara bermotor,” keluh Anto.
Senada, Kepala Desa Kedondong, Irwan Rosa mengungkapkan parahnya kondisi jembatan tersebut berdampak pada perekonomian masyarakat setempat. Dia berharap pemerintah Kabupaten Pesawaran, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dapat memprihatikan keluhan masyarakat selama ini.
“Saya berharap kepada pemerintah agar kerusakan jembatan itu cepat diperbaiki dan kalau bisa dibangun secara permanen. Sebab jembatan tersebut selain merupakan akses penghubung terdekat yang dilalui masyarakat selama ini, dikhawatirkan berdampak terputusnya hubungan antar masyarakat ditiga Desa,” tandasnya.
Dia berharap pemerintah terkait secepatnya merespon harapan masyarakatnya. (Fahmi)









