oleh

PDIP Tidak Mengakui Rachmat Husen dan Resimen Khadafi

Harianpilar.com, Bandarlampung – Rachmat Husein tidak diakui sebagai Liaison Officer (LO) pasangan calon gubernur dan wakilgubernur Lampung nomor urut dua Herman HN-Sutono, pada rapat kerja yang digelar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung di Gedung Bawaslu, Rabu (7/3/2018).

Kehadiran Rahmat Husein pada rapat kerja Bawaslu Lampung menimbulkan tanda tanya bagi peserta, di antaranya Sekretaris PDIP Lampung, Mingrum Gumay. Mingrum Gumay merasa heran dan mempertanyakan kehadiran Rachmat Husein dalam rapat tersebut.

“Dia tidak tercatat sebagai LO yang didaftarkan oleh Paslon Herman HN dan Sutono ke KPU. Tidak juga menjadi jubir (juru bicara). Sebagai partai satu-satunya yang mengusung Herman HN-Sutono, PDIP tidak memakai Jubir,” kata Mingrum.

Ternyata tak hanya Rachmat Husein, Mingrum juga mengaku heran dengan kehadiran Resimen Khadafi.“Saya juga nggak tahu, kenapa tiba-tiba sosok itu menjadi seperti mewakili pasangan nomor urut 2. Yang jelas, LO Cuma ada 4 orang, dan tidak ada nama mereka,” ujarnya.

Pertanyaan senada juga datang dari LO pasangan nomor urut 1, Levi Tuzaidi.“Kalau mereka kemudian menjadi wakil dari pendaftaran kampanye atau lainnya, sebaiknya Bawaslu atau KPU tegas menolak,” kata Levi.

Levi Tuzaidi berharap Bawaslu dan KPU tegas menyangkut keberadaan Rachmat Husein dan kawan-kawannya yang tidak terdata sebagai Tim LO pasangan calon.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Ketua Bidang Polhukam DPD PDIP Lampung, Watoni Noerdin. Menurutnya, PDIP Lampung tidak pernah menjadikan Rakhmat Husein sebagai LO Herman – Sutono. Dikatakannya, yang ditunjuk untuk menjadi LO paslon adalah Dedi Amrullah dan Yulius Ari. Sementara, untuk LO Partai berdasarkan pleno DPD PDIP ditunjuklah Watoni Noerdin dan Sahlan Sukur.

“Jadi dalam PDIP selaku partai pengusung nggak ada (Rakhmat Husein, red), ” ujarnya.

Dijelaskannya, LO itu harus didaftarkan dan telah ditetapkan. Dan berdasarkan ketentuan PKPU, terdapat dua LO yang masing-masing itu terdiri dari dua orang.”Jadi kami juga kurang paham bagaimana statusnya (Rakhmat Husein, red), ” ungkap Watoni yang juga sebagai LO Partai pengusung Herman – Sutono.

Dihubungi terpisah, Rakhmat Husein menegaskan jika dirinya tidak menjadi LO paslon Herman – Sutono. “Dari awal dan dalam pilgub ini saya tidak menjadi LO bagi Herman HN, ” tegasnya.(Ramona/Maryadi)