oleh

Dendi Minta Dekranasda Lestarikan Kerajinan

Harianpilar.com, Pesawaran – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meminta kepengurusan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) untuk terus membangun, menggali dan melestarikan produk-produk kerajinan yang berbasis sumber daya alam (SDA) dan warisan budaya yang ada diwilayah kabupaten setempat.

Hal ini dikatakan saat peringatan syukuran Dekranasda ke-38 tahun diaula pemda setempat pada selasa (6/3/2018) kemarin.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya mengingatkan agar peringatan HUT ke-38 dapat dijadikan sebagai kesempatan untuk merenung, mengevaluasi dan mensyukuri akan apa yang sudah dilakukan dan apa yang akan dicapai, sehingga kedepan diharapkan Dekranasda akan semakin baik ” Ujar Dendi dalam sambutannya diaula pemda setempat.

Selanjutnya ia juga berharap kiranya keberadaan Dekranasda dapat mampu mendorong kreativitas para pengrajin. Dengan memunculkan gagasan, kerjasama dan produk baru yang bisa membawa kemajuan daerah dan kesejahteraan para pengrajin.

“kepada para pengurus Dekranasda saya berpesan agar terus meningkatkan kreativitas, menggali potensi diri, terus belajar dan berpikir positif dalam menghadapi membaca selera pasar ” himbau Dendi.

Menurut Dendi, Dekranasda pada dasarnya adalah lembaga independen dan nirlaba yang bermitra dengan pemerintah dalam membina pengembangan seni kerajinan yang berbasis pada warisan budaya bangsa dan merupakan perwujudan keanekaragaman etnik yang ada. Dan dengan terbentuknya Dekranasda tentu mempunyai tujuan yang sangat mulia diantaranya, menggali, melestarikan dan mengembangkan warisan budaya bangsa serta membina penemu dan pengguna teknologi baru untuk meningkatkan kualitas dalam rangka memperkokoh jati diri budaya bangsa yang tercermin dalam produk kerajinan, melalui pembinaan, pelatihan dan promosi hasil kerajinan daerah dalam berbagai event pameran.

Dendi berpesan, keberadaan Dekranasda dapat memperhatikan dan meningkatkan kepentingan pengrajin dengan mendorong semangat berwira usaha. Dan untuk mewujudkan tujuan tersebut katanya, perlu kiranya dilakukan fasilitas dan pembinaan terhadap para pengrajin dalam upaya meningkatkan daya saing melalui peningkatan kualitas, desain, kemasan dan branding.

“Kepada seluruh pengurus Dekranasda untuk dapat bekerja dengan optimal, sehingga tujuan Dekranasda dalam memberdayakan pengrajin dan pelestarian budaya bangsa melalui hasil produk-produk unggulan daerah dapat tercapai dengan baik,” ulasnya.  

Ditempat sama, Ketua Dekranasda Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan yang diberikan oleh pemda setempat.
Sebagaimana diketahui kata istri dari Bupati Pesawaran itu, bahwa diselenggarakannya acara ini adalah sebagai puncak acara rangkaian HUT ke-38 Dekranas Tahun 2018.

“Melalui acara ini kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Perindustrian dan perdagangan yang selama 2 (dua) tahun ini telah banyak membantu dalam terlaksananya kegiatan Dekranasda Kabupaten Pesawaran,” ucap Nanda.

Nanda menyebut, jumlah binaan Dekranasda Kabupaten Pesawaran saat ini berjumlah 311 pengrajin yang tersebar disemua kecamatan. Kemudian disampaikan Nanda, kegiatan dari Dekranasda Kabupaten Pesawaran pada tahun 2016 lalu adalah Program bantuan mesin dan peralatan sebanyak 20 KUB bagi Pelaku Usaha yang bergerak dibidang kerajinan, kunjungan kerja yang dilaksanakan di Sumatera Barat yang bergerak dibidang kerajinan bordir, BIMTEK bagi Pelaku Usaha Kecil kerajinan baru. Sedangkan ditahun 2017 Dekranasda Kabupaten Pesawaran tetap berlanjut untuk melaksanakan kegiatan dalam bentuk Program bantuan mesin dan peralatan sebanyak 20 KUB bagi Pelaku Usaha yang bergerak dibidang kerajinan, BIMTEK bagi Pelaku Usaha Kecil kerajinan baru, Pelatihan ditempat kerja/magang bagi Industri Kecil Kerajinan yang dilaksanakan di Yogyakarta, pembinaan pengrajin melalui kegiatan pelatihan kemitrausahaan dan manajemen usaha.

Disisi lain kata Nanda menambahkan, Dekranasda Kabupaten Pesawaran juga mengikuti Event-event pameran baik tingkat Provinsi dan tingkat Nasional. Hal itu bertujuan untuk mempromosikan dan memperkenalkan hasil produk kerajinan hasil para pengrajin. Adapun event yang diikuti diantaranya Pameran Inacraft di JCC Senayan, Pameran crafina di Jakarta, Surabaya TTI Expo 2017, Pameran HARGANAS dan Lampung Fair tahun 2017 di Bandar Lampung serta Semarak Pesawaran dalam rangka Hari Ulang Tahun Kabupaten Pesawaran.

“Melalui acara ini saya berharap Dekranasda Kabupaten Pesawaran dapat lebih mensingkronkan dan mensinergikan program dan kegiatan Dekranasda dalam pengembangan sumber daya pengrajin melalui regenerasi pengrajin sekaligus meningkatkan daya saing produk kerajinan, meningkatnya kualitas produk kerajinan yang punya daya saing tinggi, meningkatnya kualitas pengrajin yang semakin unggul melalui regenerasi pengrajin. Sehingga diharapkan pada gilirannya dapat mendorong semangat kewirausahaan, dalam mendukung ekspor kerajinan yang semakin meningkat. Dan untuk mewujudkan tujuan tersebut tentunya diperlukan keberpihakan dan fasilitasi dari Pemerintah serta dukungan semua pihak” kata Nanda.

Nanda menegaskan, selaku Dewan Kerajinan Nasional Daerah akan terus berupaya dan berjuang dalam membantu pemerintah daerah serta stakeholder lain dengan secara masif untuk memberi ide, gagasan akan langkah yang strategis serta sustainable (berkelanjutan) dalam rangka peningkatan kwalitas pengrajin di Bumi Andan Jejama. (Fahmi/Mar)