Harianpilar.com, Tulangbawang – Dalam rangka HUT ke-21 Kabupaten Tulangbawang, Bupati Tulangbawang Winarti didampingi Wakilnya Hendriwansyah melakukan kunjungan kerja (Kunker) di dua kecamatan yaitu; Kecamatan Rawajitu Selatan dan Rawajitu Timur, Jum’at (02/03/2018).
Kecamatan Rawa Jitu Selatan berjarak 120 km dari pusat kota Kabupaten Tulangbawang memiliki 9 kampung/desa yaitu kampung Bumi Ratu, Kampung Hargo Rejo, Kampung Yudha Karya Jitu, Kampung Karya Jitu Mukti, Kampung Hargo Mulyo, Kampung Wono Agung, Kampung Medasari, Kampung Gedung Karya Jitu dan Kampung Cipta Abadi.
Menurut Winarti, Kecamatan Rawa Jitu Selatan juga memiliki potensi di bidang perekonomian, pertanian, perkebunan, industri dan peternakan, ini adalah sumber keunggulan yang harus dimaksimalkan pemanfaatannya agar dampak ekonominya bisa dirasakan masyarakat Kecamatan Rawa Jitu Selatan.
Sementara Kecamatan Rawa Jitu Timur merupakan kawasan berikat yaitu kecamatan didalam perusahaan tambak udang yang memiliki otonomi sendiri.
Kecamatan ini merupakan kecamatan terjauh dari pusat kota Kabupaten Tulangbawang yaitu sekitar 128 Km. Kecamatan Rawa Jitu Timur memiliki 8 kampung/desa yaitu Bumi Dipasena Sentosa, Bumi Dipasena Utama, Bumi Dipasena Agung, Bumi Dipasena Jaya, Bumi Dipasena Mulya, Bumi Dipasena Makmur, Bumi Dipasena Sejahtera dan Bumi Dipasena Abadi.
Di kecamatan Rawajitu Selatan, Winarti dalam sambutannya mengatakan sangat mengharapakan dukungan dan kerjasama antara masyarakat dan pemerintah dalam hal upaya percepatan pembangunan.
“Saya berharap kepada seluruh masyarakat Kecamatan Rawa Jitu Selatan, untuk tetap saling dukung, dan selalu menggiatkan gotong royong dalam mewujudkan Pembangunan di Kabupaten Tulangbawang sesuai harapan untuk kita semua demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Winarti.
Sedangkan di kecamatan Rawa Jitu Timur Winarti mengatakan memiliki potensi yang sangat besar dibidang perekonomian yaitu dengan adanya Industri tambak udang. Daerah Rawa Jitu Timur sebenarnya juga sangat berpotensi sebagai tempat agrowisata.
“Apabila potensi ini dimaksimalkan secara baik, maka secara otomatis dampak ekonominya bisa dirasakan masyarakat Kecamatan Rawa Jitu Timur. Saya berharap kepada seluruh masyarakat Kecamatan Rawa Jitu Timur, untuk tetap saling dukung, dan selalu menggiatkan gotong royong dalam mewujudkan Pembangunan di Kabupaten Tulangbawang sesuai harapan untuk kita semua demi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Namun poin yang paling penting saat itu bagi masyarakat didua kecamatan itu adalah segera terwujudnya aliran listrik yang secepatnya memasuki kawasan mereka. Maka menyikapi hal ini, pasangan Win – Hen juga telah berupaya merealisasikan pembangunan gardu induk di kecamatan Rawajitu Selatan dan akan terselesaikan dalam waktu cepat.
“Gardu Induk (GI) yang akan mengaliri listrik di wilayah Kecamatan Rawa Jitu Selatan dan rawa Jitu Timur realisasi pembangunannya akan segera terselesaikan,” ujar Winarti.
Kemudian akses jalan rusak yang menghubungkan ke Kecamatan Rawa Jitu Selatan dan kecamatan Rawajitu Utara secara bertahap telah dalam perbaikan sehingga dengan fasilitas jalan yang memadai maka akan memperlancar berbagai kegiatan.
Maka atas dasar hal ini semua Winarti meminta juga pada 8 kampung di kecamatan Rawajitu Utara yang belum dialiri listrik untuk tidak berkecil hati. Sebab nantinya setelah gardu induk itu selesai maka keresahan warga di desa – desa yang ada di dua kecamatan tersebut akan segera terobati.
Winarti juga menjelaskan, akan ada penambahan tenaga kesehatan seperti penambahan bidan – bidan di dua kecamatan tersebut. Ini dilakukan mengingat minimnya tenaga kesehatan, dan bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (Merizal)








