Harianpilar.com, Pesawaran – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona angkat bicara terkait penanaman ATM BRI di lokasi destinasi wisata Pahawang yang ramai didebatkan di media social (Medsos) akhir-akhir ini. Orang nomor satu di Kabupaten Pesawaran itu malah mengajak para pengkritik di medsos memberikan masukan yang positif untuk kebaikan Pahawang.
“Coba yang ngomong di medsos itu datang dulu lah kesana. Jangan ngomong sampah. Jangan cuman menggonggong. Coba datang dulu kesana, kasih solusi terbaik untuk kebaikan Pahawang,” ujarnya saat diwawancarai di depan Gedung Pusiban Pemprov Lampung, Rabu (28/2/2018).
Menurutnya, mesin ATM yang ditanam oleh pihak BRI itu tidak mengandung bahan material yang membahayakan biota laut.
“Mesin belakangnya itu bolong lho. Dan itu malah bisa jadi tempat keluar masuk ikan. Dan ini sudah pernah dikaji sebelumnya, ” terangnya.
Anak kandung Zulkifli Anwar ini menyampaikan, sebelum ada ATM BRI itu spot tersebut memang sudah rusak.
“Jadi kalau ATM itu merusak, ya diangkat saja. Dan tolong beri kami masukan apa yang pas untuk ditempatkan di Pahawang. Karena kita ingin yang terbaik untuk Pahawang, ” paparnya.
Namun, Politikus Partai Demokrat Lampung itu mengutarakan, dengan adanya spot wisata ATM BRI tersebut mendongkrak ekonomi masyarakat yang menjaga Pahawang.
“Lihat dengan adanya spot itu, kunjungan makin banyak, ekonomi kreatif meningkat,” jelasnya.
Lanjutnya, dirinya juga merasa lapang dada jika ATM tersebut memang perlu diangkat.
“Tapi jika itu perlu dikaji dan perlu diangkat. Ya diangkat saja. Dan kasih masukan ke kita apa yang terbaik untuk Pahawang, ” pungkasnya.(Ramona).









