Harianpilar.com, Pesawaran – Rencana Pemda Pesawaran untuk merenovasi dan mendesain ulang jembatan Waysemah Jalan Ahmad Yani dan Masjid Islamic Centre yang terletak di Desa Sukaraja Gedongtataan diharapkan dapat memberikan warena tersendiri kedepannya.
Lantaran keberadaan kedua bangunan yang terletak dijantung Kota Pemkab Pesawaran yang merupakan icon dan simbol dari kabupaten berjuluk Bumi Andan Jejama itu, saat ini dinilai belum sempurna memenuhi 3 aspek tujuan yang disiratkan dalam rencana pembangunannya.
“Program bupati ditahun 2018 ini akan melakukan renovasi dan sekaligus memberikan warena tersendiri terhadap kedua bangunan tersebut. Mengingat kedua bangunan itu merupakan icon dan simbol keberadaan kabupaten pesawaran. Apalagi keberdaannya terletak dijantung kota kabupaten pesawaran” Ungkap Sekretaris PU PERA, Firman Rusli, Senin (26/2/2018).
Sebab bangunan yang telah berdiri saat ini, jika dinilia dari unsur estetika dan statika, belum mencerminkan dari keutuhan 3 aspek akan rencana tujuan pembangunan diharapakan. “Ya kalau secara etika kedua bangunan itu tidak mungkin untuk direlokasi, namun harapan pak bupati estetika dan statikanya dari bangunan itu yang mesti dilakukan perbaikan,” ulasnya.
Firman menjelaskan, terkait jembatan Waysemah yang rencananya akan dilakukan perubahan tampilan, sehingga selain sebagai alat penghubung, tetapi juga untuk menggambarkan sebagai pintu gerbang masuk Pemkab Pesawaran. Nantinya akan dibangun jembatan khusus bagi para pejalan kaki ataupun khusus bagi kendaraan bermotor roda dua.
Namun kendati demikian, desainnya masih tetap menyatu dengan jembatan utama.
“Dengan dibuatnya jalur khusus diharapkan memberikan kenyamanan terhadap pejalan kaki. Selain itu desain ini memberikan nilai estetika ketika pada malam hari. Tapi kalau saat ini kita lihat sendiri keberadaan vot bunga itu kurang efektif dan bermanfaat serta terkesan menghambat lajur mobilitas kendaran yang lewat saja. Coba kalau didesain terpasangnya lampu khusus diareal lokasi jembatan, tentunya menampilkan warena tersendiri jika pada malam hari. Makanya kedepannya fungsi jembatan akan lebih dioptimalkan,” imbuhnya.
Kemudian terkait kondisi Masjid Islamic Centre yang direncanakan akan turut dilakukan renovasi di tahun yang sama. Disampaikanya, sebatas perbaikan dari sisi kontruksinya saja. Karena saat ini, kata dia pada titik simpul sambungan baja pada corran beton sudah banyak tampak terlihat mulai retak.
Dan hal itu ketika tidak cepat dilkukan penanganan perbaikan ulang, dikhawatirkan dikemudian hari dapat berakibat fatal. Dan disisi lain renovasi pada Mesjid Islamic centre untuk memperkuat bangunan yang ada juga nantinya menimbulkan kesan megah dan indah.
“Kita akan panggil konsultan khusus untuk mendesain kontruksi baik pada bangunan jembatan waysemah maupun Masjid Islamic Centre ini. Sehingga kedua bangunan ini benar-benar mencerminkan simbol dan icon Kabupten Pesawaran,” paparnya. (Fahmi/Mar)









