Harianpilar.com, Pesawaran – Dalam mewujudkan kampung KB di wilayah Kabupaten Pesawaran, Pemda Pesawaran menggandeng BKKBN Provinsi Lampung. Kegiatan pengelola program Kependudukan dan Keluarga Berencana, dikabupaten berjuluk Bumi Andan Jejama pada Rabu (14/2/2018) ini, ditempatkan di Desa Bogorejo, Kecamatan Gedongtataan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesawaran saya menyambut baik serta mengucapkan terima kasih kepada Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung dan para pengelola program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga yang telah bersama bersinergi dalam pembangunan di Kabupaten Pesawaran khususnya bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana,” kata Bupati Pesawaran Dendi di Balai Desa Bogorejo, Gedongtataan, Rabu (14/2/2018).
Kemudian, diacara sosialisasi dan pengembangan Program Lini Lapangan di Kampung KB serta Bhakti Sosial Pelayanan KB dalam rangka Kunjungan Kerja Perkampungan Juang Kencana (PJK) tingkat Nasional di Kabupaten Pesawaran itu.
Bupati Dendi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Perkumpulan Juang Kencana (PJK) se-indonesia atas dipercayanya Desa Bogorejo Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran sebagai tempat Kunjungan Kerja dalam pengembangan progam lini lapangan ini.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat terus memotivasi warga masyarakat dengan program-program pemerintah yang saling berintegrasi khususnya keberhasilan Program Keluarga Berencana,” ujar Bupati.
Kampung KB kata Dendi, merupakan salah satu inovasi strategis dalam program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga secara utuh dan terintegrasi. Untuk itu, kata Dendi menambahkan, kehadiran Kampung KB bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) serta pembangunan sektor lain dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas dengan melaksanakan delapan fungsi keluarga.
Manfaat Kampung KB lanjutnya, selain dapat mengentaskan kemiskinan, juga mendekatkan pembangunan kepada masyarakat yang pada intinya program ini melibatkan semua sektor pembangunan. Dan manfaat lain dari itu semua menurutnya adalah membangun masyarakat berbasis keluarga, mensejahterakan masyarakat, serta memenuhi kebutuhan masyarakat melalui pelaksanaan integrasi program lintas sector dan kemitraan yang melibatkan peran berbagai pihak seperti swasta, provider, dan pemangku kepentingan lainnya.
Dendi menjelaskan, telah dilaksanakan tahun 2016 yang lalu di Desa Pulau Pahawang. Kemudian pada tahun 2017 telah membentuk dan membina Kampung KB sebanyak 10 Kampung KB, sehingga Kampung KB yang ada sekarang berjumlah 11 Kampung KB yang berada di masing-masing kecamatan.
“Kampung KB di Kabupaten Pesawaran kami sinergikan dengan Program Kerja Provinsi Lampung yaitu Program Gerbang Saburai dan Program Kerja yang ada di Kabupaten yaitu GADIS (Gerakan Desa Sejahtera).
Hal ini selaras dengan visi Kabupaten Pesawaran yaitu “Bersama Masyarakat Pesawaran Mewujudkan Cita-cita Luhur, Mewujudkan Kabupaten Pesawaran yang maju, makmur dan sejahtera”.
Dan untuk mewujudkan Visi tersebut kata Dendi berharap, tentunya diperlukan kesinambungan program fisik dan non-fisik karna kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia dibentuk dimulai dari unit terkecil yaitu keluarga.
“Untuk itu, kepada seluruh Instansi terkait dan para Camat, saya tekankan agar dapat bersinergi Pada Pelaksanaan Pembinaan Kampung KB di Kabupaten Pesawaran. Saya pun menghimbau kepada seluruh pengelola Keluarga Berencana, baik ditingkat kabupaten, kecamatan dan desa, mari kita tingkatkan kinerja dan sinergitas antara pemerintah, dalam hal ini Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung yang sangat kami harapkan dukungan dan jalinan komunikasi yang aktif dan harmonis dalam pelaksanaan pembangunan program kependudukan dan Keluarga Berencana di Kabupaten Pesawaran,” ujar Dendi. (Fahmi/Mar)









