Harianpilar.com, Lampung Timur – Walaupun total DAU (Dana Alokasi Umum) turun, tetapi pembangunan infrastruktur prosentase lebih tinggi dari tahun 2017. Hal tersebut disampaikan Bupati Lampung Timur, Chusnunia Chalim saat memberikan gambaran alokasi penganggaran infrastruktur tahun 2018 pada saat pimpin Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) di Balai Desa Sumur Kucing, Kecamatan Pasir Sakti, Kamis (25/01/2018).
Hadir dalam acara tersebut, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, David Ariswandy, Kepala Inspektorat Kabupaten Lampung Timur, Nurdin Sifrizal, Kepala Bappeda, Puji Riyanto, dan Camat Pasir Sakti, Titin Wahyuni tersebut, perempuan yang juga akrab dipanggil dengan Mbak Nunik itu menyampaikan kebeipihakkannya kepada masyarakat selama menjabat sebagai bupati selama ini.
Pada kesempatan tersebut, Nunik sapaan akrabnya mengatakan, “Kita melakukan pengetatan anggaran, kita meminimalisasi belanja yang tidak penting. Kita betul betul melakukan efensiasi, namun anggaran yang sifatnya pembangunan untuk warga kita maksimalkan,” jelasnya.
Untuk itu lanjutnya, walaupun dari pusat jatahnya dikurangi sedikit, tetapi anggaran untuk infrastrukturnya tetap kita naikkan.
“Itu bentuk komitmen kita dalam memikirkan pembangunan yang ada di Lampung Timur,” papar Chusnunia Chalim.
Musrenbang merupakan kegiatan rutin tahunan pemerintah dalam upaya mengakomodasi peran atau usulan dari komponen masyarakat untuk dapat dimasukkan dalam program kerja pembangunan dengan fokus pada realisasi kebutuhan masyarakat secara nyata.
Diketahui pada tahun 2018, Musrenbang Tingkat Kabupaten Lampung Timur dilaksanakan selama empat hari yang tersebar di 24 kecamatan.
Pelaksanaan Musrenbang Tingkat Kabupaten dilaksanakan oleh tiga tim pelaksana yang masing masing dipimpin oleh Bupati Lampung Timur, Wakil Bupati Lampung Timur dan Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur, sehingga setiap tim melakukan musrenbang masing masing sebanyak delapan titik lokasi atau kecamatan.
Adapun waktu pelakasaan Musrenbang Tingkat Kabupaten Lampung Timur pada Kamis 25 Januari 2018 adalah berlokasi di Kecamatan Pasir Sakti, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kecamatan Labuhan Ratu, Kecamatan Braja Selebah, Kecamatan Melinting, dan Kecamatan Mataram Baru.
Untuk pelaksanakan musrenbang pada hari Jum’at 26 Januari 2018 sedianya dilaksanakan di Kecamatan Bandar Sribhawono, Kecamatan Way Jepara, Kecamatan Waway Karya, Kecamatan Marga Sekampung, Kecamatan Batanghari Nuban, dan Kecamatan Pekalongan.
Sedangkan hari ketiga musrenbang rencananya dilaksanakan pada Senin (29/1/2018) di Kecamatan, Sekampung Udik, Kecamatan Marga Tiga, Kecamatan, Batanghari, Kecamatan Metro Kibang, Kecamatan Jabung, Kecamatan Gunung Pelindung.
Dan pelaksanaan musrenbang terakhir sedianya jatuh pada hari Rabu 31 Januari 2018 di Kecamatan Bumi Agung, Kecamatan Sekampung, Kecamatan Way Bungur, Kecamatan Sukadana, Kecamatan Purbolinggo dan Kecamatan Raman Utara.
Terpisah, Kabag Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Timur, Mujianto mengatakan, “melalui forum musrenbang inilah sebenarnya salah satu sarana yang pas bagi warga atau masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi atau usulannya guna berpartisipasi dalam proses pembangunan daerah, sehingga apa yang dibutuhkan warga atau masyarakat melalui forum musrenbang akan tergambar lebih gamblang dan jelas”, tutur mantan Kabag Perekonomian tersebut. (CAN/Mar)









