Harianpilar.com, Metro – Sebanyak 31 pegawai di Pemerintah Kota Metro bolos kerja pada hari pertama masuk kerja di 2018, tanpa keterangan yang jelas. Rianciannya; Dinas Perhubungan sebanyak 14 orang, Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil,Menengah, dan Perindustrian sebanyak 1 orang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman sebanyak 2 orang dan DPRD sebanyak 14 orang.
Achmad Pairin, mengatakan sidak di hari pertama kerja dilakukan guna menegakkan kedisiplinan ASN di Pemerintah Kota (Pemkot) Metro. Hal itu, diakui Pairin, sudah menjadi tugas kepala daerah untuk mengajak jajaranya disiplin.
“Ini bukan untuk mencari kelemahan, tapi Ini semata-mata untuk menegakkan kedisiplinan. Saya sebagai kepala daerah sudah menjadi tugas untuk mengajak dan mengingatkan para pegawai saya untuk disiplin,” katanya.
Pairin menegaskan bagi para ASN yang kedapatan tidak hadir tanpa keterangan diminta untuk apel di halaman Pemkot Metro pada Rabu (3/1/2018) esok.
“Yang tidak masuk kerja pada hari ini, maka besok Rabu (3/1/2018), pagi saya minta untuk apel di halaman Pemkot. Ini saya lakukan sebagai upaya pembinaan agar mereka lebih disiplin,” tegasnya.
Hal yang sama juga dialami Wakil Walikota Metro, Djohan saat melakukan sidak di kantor Dishub, Diskominfo, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, dan Sekretariat DPRD Kota Metro.
Hasilnya, di Dishub ada sekitar 15 ASN yang tidak masuk. Kemudian di Dinas Kominfo 3 orang yang tidak hadir, dan di sekretariat DPRD juga ada bebwrapa ASN yang tidak hadir.
“Yang pasti saya dan pak wali berbagi tugas, mengajak Inspektorat dan Pol PP untuk melihat kelapangan dalam rangka pembinaan, apalagi kita sudah menghadapi tahun 2018, tahun yang baru kita harus wajah baru,” kata Djohan.
Senada dengan walikota, ia juga akan memverikan teguran kepada ASN yang tidak hadir tanpa keterangan. Namun , kata Djohan, jika masih mengulangi kembali sanksi tegas akan diberikan sesuai dengan aturan.
“Sekarang hanya teguran, nanti kalau masih mengulangi dua atau tiga kali baru kita berikan sanksi,” katanya. (Zuli/Tyas)









