Harianpilar.com, Lampung Timur – Tim World Bank (Bank Dunia) Lisa Meidina (Social Prtection Specialist) dan Shonali Sen (Consultant Sosial Protection and Jobs) beserta Tim Jamsoskel Kemensos RI berkunjung ke Kabupaten Lampung Timur dalam rangka belajar system pengaduan masyarakat (SPM) PKH Kabupaten Lampung Timur serta Call Center Bupati Lampung Timur.
Tim diterima oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Timur Mahmud Yunus, Kabag Protokol dan Kabag Humas Pemkab Lampung Timur. SPM PKH dan Call Center Kabupaten Lampung Timur tersebut kedepanya akan menjadi model yang akan di implementasikan dalam system pengaduan PKH secara nasional. Tim dari World Bank tampak antusias dengan Call Center Bupati Kabupaten Lampung Timur dan system pengaduan masyarakat PKH yang ada di Kabupaten Lampung Timur.
Koordinator PKH Kabupaten Lampung Timur Asep Hermawan, S.Kom dalam audiensi dengan TIM World Bank dan Tim Jaminan Sosial Keluarga Kementerian Sosial Republik Indonesia di Ruang Rapat Protokol Bupati Lampung Timur menjelaskan, kepada Tim bahwasanya banyak sekali pengaduan yang masuk baik dari dalam ataupun dari luar PKH utamanya adalah pengaduan seputar data exclusion error yang merupakan keadaan masyarakat yang kurang mampu dan layak masuk system namun belum tercatat dalam basis data terpadu sehingga tidak masuk dalam daftar Calon Penerima Manfaat PKH.
Untuk itu, sambungnya, ini merupakah Pekerjaan Rumah Kementrian Sosial Republik Indonesia dan Jajaran dibawahnya dalam hal ini Dinas Sosial, bagaimana bisa menerapkan sebuah system untuk meminimalisir data exlusion error tersebut, agar Program PKH andalan pemerintah ini bisa lebih tepat sasaran dan tepat guna.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Timur Muhammad Yunus menjelaskan, terkait basis data kemiskinan yang akan dibangun di Kabupaten Lampung Timur, nantinya data ini menjadi salah satu rujukan atau sumber data untuk penetapan Calon Penerima Manfaat PKH sedang di proses Verifikasi dan Validasi data Oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), maka nanti bila dilapangan ditemukan data exclusion error segera laporkan ke Desa dan Kecamatan agar nanti terverifikasi oleh TKSK.
Setelah selesai berdiskusi diruangan Rapat Protokol Pemkab Lampung Timur Tim Bank Dunia menyempatkan diri untuk melakukan FGD (Forum Group Discusion) dengan 10 KPM (Keluarga Penerima manfaat) Di kecamatan Sukadana.
Tampak jelas ibu-ibu KPM sangat antusias mendengarkan penjelasan salah satu dari tim tersebut.bahkan beberapa kali terdengar tawa dari semua peserta FGD. Seperti pada saat ibu Siti Aminah ditanya “apa harapan ibu terhadap program PKH ini” dengan polosnya ibu Siti menjawab “Ya semoga program ini lanjut selamanya,” harapnya.(Chandra)









