oleh

Warga Keluhkan Tumpukan Sampah Pasar Natar

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Warga Natar keluhkan tumpukkan sampah yang berserakan dibeberapa titik sepanjang jalur lintas di jalan Natar dan Pasar Natar. Pasalnya, tumpukan sampah tersebut sangat mengganggu aktivitas warga dan masalah sampah seperti tidak ada kepedulian pemerintahan setempat yaitu pihak kecamatan yang harusnya mengawasi.

Salah seorang warga berinisial MN yang tinggal disekitaran Pasar Natar menjelaskan tempat pembuangan sampah yang biasa digunakan para warga untuk membuang sampah kini semakin memprihatinkan kondisinya, karena tumpukkannya hampir menutupi jalan.

“Apalagi kalau abis ujan sampahnya itu bisa masuk sampai tempat jual ikan-ikan dibelakang, ditambah bau busuk, jadi seperti tempat pembuangan akhir lama-lama pasar natar ini,” ujar MN saat ditemui didepan rumahnya, Minggu (8/10/2017).

Dengan keadaan yang memprihatinkan seperti itu, MN sangat menyayangkan kinerja pemerintah di kecamatan Natar yang seolah buang badan soal pembenahan sampah yang ada di Natar.

“Semenjak camat yang baru pasar kaya nggak kesentuh apa-apa, perbaikan nggak ada, parkir semrawut, sampah makin hari makin nggak ketakar jumlahnya, amburadul dah pokoknya,”cetusnya.

Sama halnya dengan tumpukan sampah yang ada di Pasar Natar, seorang warga Merak Batin yang tinggal didekat kantor kecamatan Natar juga mengkritik adanya tumpukkan sampah di sekitar lingkungan kecamatan Natar, namun pemerintah kecamatan Natar seolah tidak peduli dengan keadaan sekitar.

“Wah jangankan yang jauh di Pasar, didepan kantor camat sini samping kuburan yang keliatan jelas didepan mata sampai kecium baunya itu saja nggak dilihat dengan mereka(pemerintah kecamatan natar), padahal sebelum-sebelumnya ada tukang sampah yang angkut sampah dipinggir jalan, sekarang sudah jarang sampai sampahnya makin banyak,” tutur warga tersebut.

Lanjutnya, ia juga menyebutkan tumpukkan sampah juga ada disepanjang jalan kearah perkebunan sawit yang letaknya di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum).
“Liat saja kalau lewat kebun sawit sana itu ada juga sampah busuk-busuk, saya heran saja di Natar ini bersih nggaknya, kayanya tergantung yang mimpin camatnya, soalnya tahun-tahun sebelumnya seperti bu Bayana itu bagus-bagus saja masalah sampah ini masih terkontrol,” ucapnya.

Dengan begini para warga mengharapkan adanya kepedulian dari pemerintah Kecamatan Natar agar kedepan sampah tidak menjadi masalah rumit dan mengganggu.
“Ya mudah-mudahan camatnya bisa peduli lingkungan sekitar lah ya jangan urusan kantor saja yang diperhatikan, kami warga Natar juga berhak mendapat perhatian dari camat،”tandasnya. (Ramona/Mar)