oleh

Dari Sebutir Telur, Tumbuh Harapan Seorang Ibu

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Senyum Ibu Rafika mengembang saat menggenggam sebutir telur di halaman SDN 1 Budidaya, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. Bagi sebagian orang, telur hanyalah lauk sederhana. Namun bagi ibu dari Hatam, siswa kelas IV SD, telur itu menjadi simbol perubahan kecil yang menghadirkan harapan besar.

Setiap Jumat, Hatam menerima bantuan satu butir telur melalui program Japfa for Kids. Rutinitas sederhana itu perlahan mengubah kebiasaan sang anak yang sebelumnya enggan menyentuh makanan bergizi tersebut.

“Alhamdulillah, sejak ada bantuan telur dari Japfa, ada perubahan pada anak saya. Dulu dia tidak suka telur, sekarang sedikit demi sedikit mulai mau makan telur,” tutur Rafika.

Perubahan itu tidak datang begitu saja. Sebagai seorang ibu, Rafika harus mencari berbagai cara agar putranya mau menikmati makanan bergizi tersebut. Telur diolah menjadi beragam menu, dicampur dengan bahan lain, bahkan disamarkan agar Hatam tidak menyadari bahwa makanan favorit barunya berasal dari telur.

“Biasanya telurnya saya campur atau saya tutupi dengan makanan lain supaya dia mau makan. Lama-lama akhirnya dia mulai suka,” ujarnya sambil tersenyum.

Bagi Rafika, program pembagian telur seminggu sekali bukan sekadar bantuan pangan. Program itu menjadi edukasi bagi orang tua tentang pentingnya pemenuhan gizi anak pada masa pertumbuhan.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak siswa. Menurutnya, perubahan perilaku makan anak memang membutuhkan kesabaran, tetapi dukungan program yang konsisten mampu membantu orang tua membangun kebiasaan hidup sehat di rumah.

Di tangan seorang ibu, sebutir telur bukan hanya sumber protein. Ia menjelma menjadi ikhtiar sederhana untuk memastikan anak tumbuh lebih sehat, lebih kuat, dan lebih siap menggapai masa depan. Program Japfa for Kids membuktikan, perubahan besar terkadang lahir dari langkah yang paling sederhana. (Ramona).

Komentar