Harianpilar.com, Metro – Pemerintah Kota Metro melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Metro, melaksanakan sosialisasi Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu), berlangsung di Lec. Kartika, Kamis (14/9/2017).
Sosialisasi ini ditujukan kepada ASN (Aparatur Sipil Negara), Partai Politik, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Kegiatan diikuti oleh 150 peserta ini, mengusung tema “Kita Wujudkan Pemilihan Umum yang Berkualitas dan Berintegrasi di Kota Metro tahun 2019”.
Kepala Kesbangpol Deddy Fryady Ramli dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang bidang politik, dan Keputusan Walikota Metro Nomor 129/KPTS/LI-2/2017 tanggal 20 Febuari 2017, tentang pembentukan panitia pelaksanaan kegiatan, pembicara moderator pada kegiatan penyuluhan kepada masyarakat tahun 2017.
“Maksud kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan peserta sosialisasi tentang dinamika pelaksanaan Pemilu DPR, DPD, DPRD, serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI secara serantak, berdasarkan peraturan Perundang-Undangan yang baru”, jelas Deddy.
Mengenai tujuannya yakni untuk meningkatkan partisipasi politik dan meningkatkan kualitas pelaksanaan pemilihan umum di Kota Metro, khususnya yang akan dilaksanakan secara serentak pada tahun 2019 mendatang.
Untuk materi sosialisasi yang diberikan diantaranya tahap dan program Pemilu serentak 2019, sosialisasi dan kampanye, serta pengawasan terharap Pemilu.
Sementara metode yang akan digunakan adalah ceramah umum dan dialog/tanya jawab, dengan narasumber dari Komisi Pemilihan Umum Provinsi Lampung, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Lampung dan Komisi Pemilihan Umum Kota Metro.
Dalam kesempatan yang sama, Asisten I Pemerintah Kota Metro Ridhwan dalam sambutan mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan, pemahaman dan kesiapan didalam menyongsong Pemilu serentak dengan baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Sebagaiamana kita ketahui, Pemilu secara serentak pada 2019 mendatang menjadi penentu nasib perjalanan Bangsa Indonesia khusunya Kota Metro di masa mendatang. Oleh karena itu, dengan diadakannya kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu menjadi bekal pengetahuan dan kesiapan serta meningkatkan partisipasi politik kita bersama”, tegas Ridhuan. (Zuli)








