oleh

Alzier Ancam Gulingkan Arinal

Harianpilar.com, Bandarlampung – Akibat menjadi tersangka dalam kasus e-KTP, Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto berdampak kepada kepengurusan di tubuh partai berlambang pohon beringin.

Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Lampung, M. Alzier Dianis Thabrani meyakini pihaknya bakal menggulingkan Arinal Djunaidi dari kursi ketua DPD Partai Gorkar Lampung.

“Pokoknya saya yakin Arinal Djunaidi bakal roboh dari kursi ketua DPD I Partai Golkar Lampung,” kata setelah mengembalikan berkas penjaringan Cagub Lampung di DPW PAN Lampung, Rabu, (19/7/2017).

Mantan Ketua DPD Partai Golkar itu telah mendapat dukungan dari DPP Partai Golkar Lampung untuk menggulingkan mantan Sekdaprov Lampung.

“Kamu mosi, saya robohin, saya ganti dan saya copot Arinal Djunaidi dari kursi ketua DPD I partai Golkar,” tegasnya.

Selain itu, Alzier meyakini bahwa langkah untuk melayangkan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Arinal akan didukung oleh 15 DPD Partai Golkar se-Lampung.

“Terus terang, mereka menderita kader kita di DPD ini menderita. Anggota DPRD di kabupaten harus nyetor sejumlah uang, suruh sana, suruh sini memakai biaya sendiri,” katanya

“Zaman saya tidak ada begitu. Masa iya sekelas ketua DPRD, Indra Karyadi mau ke daerah hanya dikasih duit sekitar Rp300 ribu di amplopin. Wajar kalau tersinggung, paling yang pantas dan manusiawi,” jelasnya.

Alzier juga mengatakan, saat ini tidak ada lagi rasa kekeluargaan dan setiap kader tidak ada lagi rasa kebersamaan satu sama lain.

“Tahu gak setiap kader harus setor. Jadi wajar kalau banyak yang hengkang dari kepengurusan Partai Golkar,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung Korbid Pemenangan Pemilu H.Tony Eka Candra mengatakan, terkait penetapan tersangka korupsi oleh KPK terhadap Setya Novanto.

“Kami yakin beliau akan sabar, usaha dan tawakkal menerimanya, dan kami percaya bahwa beliau akan tunduk, patuh dan menghormati proses hukum yang dilakukan oleh KPK,” jelasnya Rabu (19/7/2017).

Kami tidak khawatir dan tidak pula risau dengan masalah ini, karena Partai Golkar punya aturan dan mekanisme dalam menghadapi setiap persoalan yang ada, dan Partai Golkar sudah terbiasa dan sudah teruji dalam menghadapi tantangan, guncangan dan ujian, dan roda organisasi Partai Golkar tidak terpengaruh serta akan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Lebih lanjut Anggota DPRD Provinsi Lampung itu menjelaskan, selama ini Partai Golkar sudah banyak mengalami ujian.

Alhamdulillah Partai Golkar sudah teruji, dan sampai saat ini Partai Golkar tetap kokoh, kuat, solid dan utuh, serta tetap mendapat kepercayaan rakyat,” katanya.

Begitu juga dengan keputusan organisasi di Partai Golkar, semua sudah ada mekanisme yang mengatur, bukan oleh keputusan personal, tetapi melalui keputusan kolektif, karena Partai Golkar mengedepankan azas kolektif koligial.

Semua itu tentu harus dihadapi dengan kesabaran dan keikhlasan serta kesadaran bahwa roda Partai harus terus berjalan, bahkan menambah semangat para kader untuk meningkatkan ikhtiar, dan kerja keras untuk mewujudkan Partai Golkar menjadi Partai yang tangguh.

Terkait Pilkada Partai Golkar merujuk kepada aturan dan mekanisme yang ada, dan setiap kader Partai Golkar mempunyai hak dan kesempatan yang sama untuk mencalonkan diri dan dicalonkan menjadi Kepala Daerah, Wakil Kepala Daerah Provinsi.

“Terkait dengan survey bakal calon dan penetapan siapapun yang akan diusung oleh Partai Golkar, adalah kewenangan mutlak dari DPP Partai Golkar, sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku,” katanya.

Sehubungan dengan penjaringan internal, bahwa DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota, Partai Golkar se-Provinsi Lampung, sudah meminta dan menetapkan Arinal Djunaidi untuk bersedia dicalonkan menjadi calon Gubernur Lampung dari Partai Golkar. (Fitri/Maryadi)