Harianpilar.com, Lampung Selatan – Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBABS) pada Selasa (18/7/2017) di Lampung Selatan (Lamsel), Bupati Lamsel Zainudin Hasan menyambut baik kerja sama dengan Stichting Nederlandse Vrijwilligers (SNV) Indonesia dengan dukungan Kedutaan Belanda, menginisiasi melalui program Sustainable Sanitation and Hygine For All (SSH4A). Program tersebut berfokus di dua kecamatan, yaitu Tanjungsari dan Candipuro.
Setelah deklarasi, Zainudin mengatakan kegiatan tersebut akan berlangsung secara berkala. Sebab, pihaknya masih butuh perhatian ihwal pembuangan tinja.
“Ya nggak cuma sampai deklarasi saja, kita akan tetap berkomunikasi dengan SNV, STBM, seterusnya masih berlanjut seperti tinja kita butuh pengolahan yang baik, mau diapakan tinja setelah itu, apakah mau dijadikan biogas atau yang lain sebagainya sesuai masukkan dari SNV nantinya,”ucapnya.
Kegiatan positif, Zainudin mengatakan deklarasi ini membawa dampak positif bagi pemerintah kabupaten Lamsel karena bisa membantu menciptakan lapangan pekerjaan.
“Tentunya dari kegiatan-kegiatan itu akan menciptakan lapangan usaha baru, atau bagaimana masyarakat bisa menggolah tinja ke biogas dan lain-lain. Maka dari itu, ini akan ditindaklajuti bagaimana ke depan kerja samanya,”ujarnya.
Mengingatkan, Zainuddin mengatakan sebanyak 63.000 lebih rumah di Lamsel yang belum memiliki WC, pemkab menargetkan akhir 2018 dijamin seluruh rumah warga di Lamsel akan segera memiliki WC.
“Sudah saya terangkan tadi akhir tahun 2018 boleh dibuktikan 2018 secara bersama-sama kita tuntaskan tidak ada lagi rumah yang tidak memiliki WC,” tukasnya.
Diketahui acara tersebut dihadiri Country Director SNV Indonesia Ismene Stalpers, anggota Dewan Air Belanda Lida Schewald, dan Christine Hukom, perwakilan Kedutaan Belanda. Selain itu, Direktorat Perkotaan Perumahan Permukiman Bappenas Wahanudin, Staf Subdit Pertanian & Pangan Kemendagri Triono Hadi Priyanto, dan lainnya. (Ramona/Mar)









