oleh

Puan Dukung Ridho Maju Pilgub Kembali

Harianpilar.com, Bandarlampung – Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo mendapatkan dukungan dari Puan Maharani, putri Ketua DPP PDPI Megawati Soekarno Putri. Tidak ada alasan penting petahan Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo mendaftar penjaringan balonbup melalui DPP PDIP.

“Tidak ada apa-apa saya ke DPP. Mengenai wakil, saya serahkan ke pak Bachtiar, itu keputusan kami berdua,” jelasnya di kantor DPD Hanura Lampung, Senin (17/7/2017).

Saat bertemu Puan, Ridho mengaku hanya obrolan saja. “Saya sampaikan karena saya mau maju lagi, dan respon Puan sangat baik. Semua itu dimungkinkan soal wakil DPP, baik partai PAN atau lainya itu sangat dimungkinkan di politik,” katanya.

Sedangkan terkait kabar Dedi Afrizal dan Mukhlis Basri yang akan maju dari partai PDIP semuanya mungkin. “Ini kan dari PDIP, termasuk PAN, Gerindra juga demikian. Ini termasuk dimungkinkan mengingat wakil hanya satu kalau lima gak enak. Yang jelas saya tidak ingin menjanjikan itu kan konyol. Saya janji ini yang kita visi-misi kedepan dengan parpol sepakat bersama siapun nantinya wakilnya,” kata Ridho.

Sebelumnya, Ridho mendaptar melalui jalur DPP PDIP, Ridho akan menyampaikan visi-misi di kantor DPD PDIP Lampung, Jalan Soekarno-Hatta.

Hal ini setelah DPP PDIP menyerahkan kembali ke DPD PDIP.

Ketua penjaringan Kepala Daerah DPD PDIP Watoni Noerdin membenarkan jika Ketua DPD Demokrat telah mendaftar sebagai bakal calon gubenur (Balongub) melalui jalur DPP.

Watoni mengatakan penyerahkan berkas pencalonan ke DPP melalui Leasion Officer (LO), Selasa lalu. Sejauh ini sudah tiga bakal calon kepala daerah yang mendaftar melalui jalur DPP.

Yakni Ridho sebagai bakal calon Gubenur, Edi Irawan sebagai calon wakil Gubenur dan Dian Ha Sapri Na’sei sebagai bakal calon waki bupati Tanggamus.

Ketua Fraksi DPRD PDIP ini mengatakan untuk Edi Irawan dan Ridho, pihaknya sudah mengadendakan kedua calon tersebut menyampaikan visi-misi.

Watoni berharap penyampaian visi-misi sekaligus wawancara bakal calon wajib datang dan tidak boleh diwakilkan,” kata Watoni.

Sebagai partai dengan jumlah kursi di legislatif terbanyak yaitu 17 kursi, PDIP memiliki hak untuk mengusung pasangan tanpa berkoalisi.

Namun Watoni menegaskan PDIP akan tetap bersinergi dengan partai

lain. “Karena pembangunan harus dilakukan bersama-sama, koalisi juga akan menambah kekuatan partai,” ujarnya. (Fitri/Maryadi)