Harianpilar.com, Bandarlampung – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Lampung menggelar pertemuan dengan PT. PLN wilayah Lampung dan PT. Lampung jasa Utama (LJU). Pertemuan ini untuk memastikan ketahan energi di Lampung saat ini dan yang akan datang.
Ketua Kadin Provinsi Lampung, Ari Meizary Alfian, mengatakan, salah satu penunjang pertumbuhan perekonomian adalah Sumber energi, karena itu Kadin Lampung meminta PLN jujur dan memberi kepastian mengenai ketahanan energi di wilayah Provinsi Lampung saat ini dan dimasa mendatang.
“Kita juga membicarakan apa yang bisa kita lakukan bersama-sama dalam mendukung ketahanan energi tersebut, demi kemajuan pertumbuhan perekonomian Lampung,”jelas Ari Meizary Alfian, saat ditemui usai pertemuan itu, Senin (3/4/2017).
Menurut Ari, keterlibatan para pelaku usaha sebagai user dan masyarakat sangat penting dalam membantu pertumbuhan perekonomian. Kadin Lampung juga mengajak seluruh leding sektor seperti pariwisata, penerbangan, perhotelan dan transportasi untuk dapat bergabung mengambil bagian menyokong pertumbuhan perekonomian Lampung.
“Seperti Trans Lampung juga sudah kami ketahui rencana sekarang dan kedepannya oleh LJU dalam mendukung mode transportasi yang ada, karena telah kita ketahui bersama bahwa trefik di Lampung ini sudah mulai meningkat, yang artinya perlu dicari solusi-solusi terkait bagaimana meningkatkan kesadaran untuk menggunaka mode transportasi,”ucapnya.
Kadin Lampung juga menginginkan agar setiap perusahaan maupun tempat-tempat wisata lokal Lampung mau mempromosikan wisata maupun perusahaannya dalam satu wadah. “Mari kita duduk bersama pihak airlands, perhotelan, objek-objek wisata, objek-objek kuliner dan lain sebaaginya untuk kita buatkan pengemasan yang epik dengan harga yang spesial sehingga menarik minat para wisatawan yang datang ke Lampung,”tandasnya.
Terpisah, menanggapi keseriusan Kadin Lampung dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian Lampung disektor mode transportasi, perwakilan PT. LJU/Trans Lampung, Husni Tamrin menegaskan kesiapan pihaknya dalam menyokong peningkatan sektor mode transportasi.
“Kami sebelumnya memang sudah ditugaskan oleh pemerintah provinsi Lampung dan regulatornya dinas perhubungan untuk bagaimana kita berbenah membenahi angkutan publik yang aman, nyaman dan juga hemat, dan salah satu kesiapan kami dalam mendukung pertumbuhan mode transportasi di Lampung, kami beberapa waktu melounching taksi Trans Lampung yang rutenya Bandara-Bandarlampung yang baru 10 unit diluncurkan,”kata Husni.
Hanya saja, masih perlu banyak penunjang lainnya seperti halte atau akses untuk dapat menggunakan transportasi tersebut.
“Baru dilouncing saja sudah membludak untuk permintaan pesanan Taksi Trans Lampung ini rute Bandara-Bandarlampung, dan banyak permintaan juga rute Bandarlampung-Bandara, mudah-mudahan insyallah dibulan ini unit kita bertambah menjadi 40-50 unit taksi, dan didukung dengan pendirian halte,”pungkasnya. (Ramona/Maryadi)









