oleh

Polsek Baradatu-PWI Bantu 29 Fakir Miskin

Harianpilar.com, Waykanan – Kapolsek Baradatu Kompol Amirudin bersama PWI menyerahkan bantuan sembako dan pakain layak pakai  serta dana tali asih ke- 29 fakir miskin yang tersebar di Kecamatan Baradatu. Penyerahan tersebut juga disaksikan Camat Baradatu Arie Antony Thamrin di kediaman masing- masing penerima, Kamis (16/3/2017).

Kapolsek Baradatu Kompol Amirudin menjelaskan kengiatan bakti sosial ini merupakan tindak lanjut dari rakaian pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-71, disamping kegitan lainnya yang dipusatkan di Polres Waykanan.

‘Kami jajaran Polsek Baradatu sangat menyambut baik bakti sosial ini, karena selain membatu meringatkan kekurangan mereka juga bersama bergembira mengisi HUT Bhayangkara ke-71. Tampak terlihat sekali gembiranya bagi yang menerima,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua PWI Waykanan Hamzyah membenarkan bakti sosial berupa penyerahan sembako dan pakian layak pakain merupakan rangkaian kengiatan HUT Bhayangkara ke-71. Kegiatan tersebut hasil kerja sama PWI Waykanan. Penyerahan bantuan diberikan di Polsek masing-masing dan merupakan kelanjutan penyerahan bantuan secara simbolis yang diserahkan Bupati Waykanan Raden Adipati Surya.

Kapolres Waykanan AKP. Yudi Chandra dan Ketua PWI Waykanan Hamzyah, Kamis (16/3/2017) di tiga tempat di Blangan Umpu.

Dikataknya rangkain kegiatan HUT Bhayangkara tersebut, bukan hanya pemberian sembako saja, tetapi ada tujuh kegiatan lainnya yang dalam waktu dekan juga akan dilaksanakan, diantaranya; lomba poskamling, bakti sosial perbaikan tugu Rest Areal dan kegiatan lainya.

“PWI Waykanan sangat menyambut baik kerja sama ini, selain sebagai mencari, menulis dan mengirim berita juga ikut langsung bersama perduli dengan masyarakat kurang mampu,” tukasnya.

Satimin (74) warga Taman Asri, Baradatu, salah satu penerima mengucapkan terima kasih atas kepedulian Polisi dan PWI terhadap kaum fakir miskin. Menurut dia, semula masyarakat beranggapan Polisi dan PWI merupakan organisasi yang ditakuti, tapi dengan adanya kegiatan ini justru berbanding terbalik. (Ansori/Mar)