oleh

Polisi Dapat Petunjuk Keberadaan Guru Hilang

Harianpilar.com, Lampung Timur – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Lampung Timur menyatakan sudah mendapat sejumlah petunjuk untuk bisa menemukan keberadaan Anisa Ariyani (25) seorang guru di salah satu SMA di Wayjepara, Kabupaten Lampung Timur dikabarkan hilang sejak Kamis (5/1/2017).

“Sudah ada sedikit petunjuk dan informasi pribadinya yang kita tahu, tapi belum bisa kita ekspose saat ini ke media, doakan saja Ariyani segera cepat ketemu,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Timur AKP Devi Sujana saat dihubungi di Lampung Timur, Minggu (15/1/2017).

Ia memperkirakan Anisa Aryani tidak hilang tapi pergi dari rumah mengingat usianya yang sudah dewasa. “Ini bukan hilang tapi pergi karena dia sudah dewasa,” ujar dia.

Devi menuturkan kronologis kejadiannya, menurut dia, Anisa Aryani dilaporkan hilang oleh kedua orang tuanya ke Kepolisian Sektor (Polsek) Purbolinggo pada Jumat (13/1/2017).

Keterangan dari kedua orang tuanya, sebelumnya Anisa berpamitan akan mengajar ke sekolah yang berada di Kecamatan Way Jepara Lampung Timur tapi setelah itu Aryani pun menghilang.

“Pada waktu itu Aryani pamit ke orang tuanya mau mengajar di salah satu sekolah di Way Jepara karena dia bekerja sebagai guru, informasi dari keluarga dalam perjalanan mengajar Aryani SMS ke keluarganya mau pergi ke Bandarlampung tidak usah dicari nanti kembali,” tutur dia.

Dan setelah itu kedua orang tuanya tidak bisa menghubungi Aryani kembali. “Hp dan akun media sosialnya semuanya mati,” katanya lagi.

Ia menyatakan Kepolisian Resor Lampung Timur saat ini berupaya membantu Polsek Purbolinggo menemukan Aryani. “Penanganan ada di Polsek Purbolinggo tapi kita back up Polsek Purbolinggo, kita akan mencari data-data dan informasi dari keluarga,” tambahnya.

Anisa Aryani (25) seorang guru sebuah SMA di Wayjepara Lampung Timur hilang secara misterius. Sejak pamit dari rumah pada Kamis (05/01/2017), putri pertama Zainuri (54) ini tidak ada kabarnya.

“Telepon, BBM, facebook, WA-nya, sudah tidak aktif dan diblokir. Janjinya, malam mau telepon ke rumah. Tapi, sampai delapan hari hilang kontak,” kata Zainuri.

Zainuri, warga Desa Totoharjo, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur tersebut telah melaporkan kasus hilang anak pertamanya ke Polsek Purbolinggo Rabu (11/01/2017). Rumah Zainuri selalu didatangi tetangga dan teman guru sekolah Annisa.

Sehari-hari, Anisa Aryani, salah seorang guru Bahasa Inggris sebuah SMA di Kecamatan Wayjepara, Lampung Timur. Ia baru aktif mengajar setelah tamat dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Metro, sekitar satu setengah tahun.

Guru berjilbab ini rajin mengikuti perkembangan informasi dan bermain media sosial di dunia maya. Kerap, Annisa berdiskusi dengan teman seprofesinya terkait dunia tulis menulis. Bahkan, tutur bapaknya, ia selaku berkomunikasi dengan salah seorang penulis di sebuah jaringan online ternama di Jakarta. (Lis/Mar)