oleh

Ratusan Hektar Sawah Terendam Banjir

Harianpilar.com, Mesuji – Ratusan hektar sawah milik petani di dua kecamatan yakni Kecamatan Mesuji Timur dan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji, terendam banjir. Bahkan, ratusan hekatar padi tersebut terancam puso. Hal ini mengigat usia tanaman padi baru seminggu, hingga tiga minggu penanaman.

Curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir ini menyebabkan lahan sawah tergenang air. Banjir juga disebabkan kanal dan sungai kecil yang ada disekitar tak mampu menampung debit air yang cukup tinggi, sehingga airnya maluap ke lahan sawah milik petani dan merendam tanaman padi yang baru berusia seminggu.

“Akhir–akhir ini curah hujan cukup besar, sehingga menyebabkan lahan sawah milik kami terendam banjir. Dan ini tentunya dikhawatirkan padi yang baru ditanaman dapat mati akibat terendam banjir. Meskipun lahan sawah ini terdapat kanal sungai kecil, namun tak mampu menampung air hingga naik ke sawah,” jelas Yanto (34) salah satu warga Pangkal Mas Mesuji Timur kemarin.

Dikatakannya, akibat terendamnya tanaman padi beberapa akibat banjir telah menyebabkan beberapa tanaman padi mulai membusuk. Untuk mengantisipasi hal ini kami selaku petani takmampu berbuat banyak, hanya bisa menanggulangi seadanya karena minimnya peralatan.

“Kami hanya bisa pasrah saja akibat curah hujan yang tinggi saat ini. Meskipun tanaman padi yang baru berusia beberapa minggu tidak dapat diselamatkan namun kami tetap akan berusaha. Mudah – mudahan ada jalan terbaiknya, Memang bila melihat perkembangan tanaman padi yang terendam dan setelah terendam sagat jauh perbedaannya dan ini dapat dikatakan gagal,” keluhnya.

Sementara Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Holtikultura Mesuji di lapangan sedang berupaya mengurangi debit air dengan menyedot air menggunakan mesin pompa air bersama petani. “Kami akan terus berupaya menanggulangi debit air yang telah merendam puluhan hektar sawah ini. Untuk dikatakan gagal/ fuso belum karena ini masih ada harapan tumbuh. Tetapi pihak pertanian tidak akan tinggal diam dalam kondisi ini,”tukas Sekertaris DPTH Mesuji Rosidin. (Sandri/Mar)