oleh

Bupati Deklarasikan Kebhinnekaan Cinta Damai

Harianpilar.com, Mesuji – Guna menjaga situasi kondusif dan menjaga keutuhan bangsa, Pemerintah Kabupaten Mesuji menggelar Deklarasi Kebhinnekaan Cinta Damai. Apel Besar Kebhinnekaan Cinta Damai tersebut digelar di halaman Mapolres Mesuji, Rabu (16/11/2016), diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Mesuji, Polres Mesuji, Koramil 426-01/Mesuji, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mesuji, Dinas Perhubungan Kabupaten Mesuji, Senkom Mitra Polri, Banser, dan Pramuka.

Dalam apel itu juga dilakukan Deklarasi Kebhinnekaan Cinta Damai oleh seluruh peserta apel dan penandatanganan deklarasi oleh Forkopimda Kabupaten Mesuji dan perwakilan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

Sebagai pemimpin apel dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji, Rizal Fauzi, mewakili Pelaksana Tugas Bupati Mesuji, mengatakan kenyataan yang berkembang ini dirasakan sangat mengancam kebhinnekaan di Indonesia.

“Sebagai bangsa yang majemuk, keberagaman merupakan salah satu hal yang seharusnya dijadikan perekat bangsa dan bukan sebagai alat pemecah,” paparnya.
Dikatakan Rizal, tanpa ditumbuhnya semagat kebhinnekaan dari dalam diri kita maka indonesia akan runtuh dari nilai satu kesatuan. Untuk itu kita harus dapat menjaga kesatuan dan persatuan.

“Saya mengajak dan menghimbau kepada kita semua, baik unsur pemerintahan, TNI, Polri, tokoh agama, dan segenap elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keharmonisan dalam kehidupan berdemokrasi khusunya di Kabupaten Mesuji, dalam rangka mengisi kemerdekaan dengan membangun bangsa dan negara yang lebih bermartabat,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Mesuji, AKBP Purwanto Puji Sutan usai apel menegaskan bahwa persatuan dan kesatuan harus menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Seluruh lapisan masyarakat diharapkan menjadi perekat kebhinekaan.

Takhanya itu, Ia meminta kepada warga masyarakat untuk menjaga toleransi khususnya antarumat beragama. “Masyarakat diharapkan untuk tidak mencampuri apa yang terjadi di Jakarta, biarlah proses hukum tetap berjalan, kita semua harus menghormati itu. Lebih baik kita menjaga suasana yang kondusif di Kabupaten Mesuji yang saat ini sedang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah,” tukasnya. (Sandri/Mar)