oleh

Agung Serahkan Biaya Operasional Kepada PAUD

Harianpilar.com, Lampung Utara – Bupati Lampung Utara H Agung Ilmu Mangkunegara, menyerahkan dana bantuan operasional Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tahun 2016 sebesar Rp 4,4 miliar kepada Lembaga PAUD Kabupaten Lampung Utara, Selasa (8/11/2016) di Aula SMKN I Kotabumi.

Dalam sambutannya Bupati Agung, mengatakan  Pemkab Lampura telah menyiapkan sarana dan prasarana agar para pengajar PAUD selalu merasa nyaman dalam mengajar, dan seperti yang diketahui usia 0-6 tahun merupakan masa keemasan, dimana mereka baru membentuk karakter dalam hidupnya.

“Karena anak dalam usia tersebut sangat sulit diajari tapi sangat mudah apabila meniru. Usia tersebut harus benar-benar dijaga bagaimana caranya mereka dapat mengetahui hak dan kewajibannya. Dan yang paling penting selain mengajarkan etika, menghormati orang tua, dan saling menghormati, mereka juga harus ditumbuhkan rasa cinta mereka terhadap negara Indonesia ini,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Imam Hanafi,  Kabid Pendidikan Formal non Formal, mengatakan program pemerintah untuk PAUD saat ini ialah pendidikan berkualitas, maka itu Pemerintah diberikan semua yang dibutuhkan.

“Program pemerintah untuk PAUD saat ini ialah pendidikan berkualitas, maka itu diberikan semuanya.‎ Untuk tahun 2016 total bantuan sebanyak Rp4,4 miliar, dan ini masih belum menyeluruh, anggaran diberikan supaya pendiri PAUD melaksanakan pendidikan secara baik.” jelas Imam Hanafi, Kabid Pendidikan Formal non Formal,  Dinas Pendidikan, Lampura usai penyerahan bantuan, Selasa (8/11/2016).

‎Masih dijelaskan Imam, BOP diberikan kepada Lembaga PAUD yang mempunyai persyaratan lengkap seperti, Nomor Pokok Satuan Nasional (NPSN), ijin operasional dan mempunyai rekening Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

“Tadinyakan paud ini orang orang sosial, mereka yang mendirikan, membuat , menghonori para guru dari masing masing pendiri Lembaga. Dengan adanya ini mereka akan terbantu.” imbuh imam.

Dari 418 total Paud yang ada di Lampura, diuraikan Imam, yang menerima ‎baru separuhnya, sementara untuk penyaluran dana langsung melalui Badan Penglola Keuangan dan Aset (BPKA) ke rekening masing masing lembaga PAUD. (Iswanto/Mar)