Harianpilar.com, Bandarlampung – DPP Partai Hanura menjadwalkan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD Hanura Lampung pada awal Oktober 2016. Kendati demikian, untuk tanggal pastinya belum ditentukan karena harus menyesuaikan jadwalnya terlebih dahulu. “Ya, Musdalub akan digelar awal Oktober di kantor DPP. soal tanggal pastinya saya belum tahu karena tim percepatan Musdalub harus rapat dulu untuk menetapkan tanggalnya,” kata Nasrun Marpaung Kordinator Wilayah III Sumatera DPP Hanura, via telepon, Jumat (30/9/2016).
Dijelaskan Nasrun, teknis pelaksanaan Musdalub sama dengan Musda biasa. Salah satu agendanya adalah pemilihan ketua DPD yang baru.
“Teknisnya sama saja dengan Musda biasa. Hanya saja kalau Musdalub kita lebih fokus pada pemilihan ketua dan penyusunan struktur DPD yang baru,” kata dia.
Disinggung soal siapa saja calon ketua DPD Lampung yang sudah diajukan, salah satu anggota tim 5 percepatan Musdalub Lampung dan Sumut itu mengatakan baru ada satu nama yang muncul. Namun dia enggan menyebutkan siapa nama yang dimaksud.
“Kalau kemaren yang sudah didukung DPC dan diusulkan ke DPP ada satu nama. Tapi saya belum tahu kalau ada nama baru yang muncul, karena saya bukan panitia penerimaan calon ketuanya,” kata dia.
Masih kata dia, siapapun boleh maju mencalonkan diri sebagai ketua DPD. Nantinya tinggal tergantung DPP siapa saja yang akan direkomendasikan. Jika ternyata nanti calonnya tunggal maka tinggal ditetapkan di dalam Musdalub.
Dia menambahkan, terkait Ketua Plt DPD Hanura Lampung Gusnaini yang dicopot kewenangannya untuk menggelar Musdalub karena diambil alih DPP, menurutnya sesuai AD/ART DPD tetap memiliki hak suara.
“Ya Ketua Plt DPD tetap punya hak suara di Musdalub nanti. Karena SK No: A/598/DPP-Hanura/IX/2016 itu kan hanya mengambil alih kewenangan menggelar Musdalub oleh DPP,” tegasnya.
Saat disinggung kembali mengenai kegiatan fit and proper tes calon ketua DPC yang sudah dilakukan, serta persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Hanura kabupaten/kota se-Lampung oleh Ketua Plt Gusnaini ditegaskannya hal itu menyalahi mekanisme dan aturan partai.
“Kami fokus dulu untuk Musdalub. Karena untuk menggelar Muscab itu nanti kewenangan ketua definitip yang terpilih nanti. Yang sudah mereka lakukan (Ketua Plt DPD Hanura Lampung) mau Muscab itu salah karena menyalahi aturan partai. Kalau Musda selesai baru kita bicara Muscab,” tegasnya lagi.
Sebelumnya mantan sekretaris DPD Hanura Lampung Sukoyo saat dihubungi via telepon menginformasikan jika Musdalub kemungkinan digelar awal Oktober 2016.
“Ya informasinya awal Oktober sekitar tanggal 3 atau 4 mendatang. Tapi saya belum tahu apakah betul tanggal itu karena kami belum dapat surat undangan resmi dari DPP,” ujarnya via telepon.
Sukoyo menegaskan pihaknya siap hadir ke Jakarta untuk mengikuti Musdalub jika sudah resmi ada pemberitahuan dari DPP.
“Ya sepanjang ada undangan resmi dari DPP kami siap hadir. Begitupun dengan seluruh DPC semua sudah sepakat untuk hadir di Musdalub di Kantor DPP di Jakarta,” pungkasnya.
Sebelumnya, sempat diberitakan Sri Widodo wakil Bupati Lampung Utara diproyeksikan sebagai calon tunggal Ketua DPD Hanura Lampung yang baru. Sri Widodo dikabarkan sudah mengantongi dukungan dari seluruh DPC se- Lampung. (Lis/Mar)









