Harianpilar.com, Bandarlampung – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung mengimbau masyarakat mewaspadai berbagai penyakit pada musim pancaroba, atau saat cuaca tidak menentu terutama di bulan Agustus yang sudah memasuki musim kemarau.
Kepala Humas Dinkes Pemprov Lampung Asih Hendrastuti mengatakan, berbagai penyakit yang berpotensi muncul selama pergantian musim dari musim hujan ke kemarau antara lain leptospirosis, diare, muntaber, infeksi saluran pernafasan (ISPA), serta demam berdarah dengue.
“Karena pergantian cuaca tidak menentu, berbagai wabah penyakit dari yang ringan hingga yang berat bisa berpotensi muncul,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (12/8/2016).
Menurut Asih, cuaca yang tidak menentu pada umumnya dapat memicu daya tahan tubuh melemah karena sulit beradaptasi. Dengan demikian wabah penyakit dengan mudah menyerang tubuh seseorang.”Untuk mengantisipasinya harus dibiasakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” jelasnya.
Dia mengatakan untuk mengantisipasi wabah penyakit seperti demam berdarah dengue (DBD), pihaknya telah menyosialisasikan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Tren DBD menjelang pancaroba memiliki peningkatan cukup signifikan.” Kita sudah menghimbau PSN agar rutin dilakukan di tingkat RT,” ujarnya.
Sedangkan untuk penyakit Leptospirosis menjelang musim pancaroba telah memiliki tren meningkat.” Kami berharap masyarakat bisa menjaga pola makan dan yang lebih penting harus menutup makanan agar terhindar dari debu,” katanya.
Asih menjelaskan, untuk menghindari timbulnya penyakit leptospirosis, masyarakat perlu meningkatkan kebiasaan hidup bersih dan sehat. Upaya itu bisa dilakukan, misalnya dengan membiasakan mencuci tangan dengan sabun, melakukan respon aktif terhadap lingkungan yang kotor.
“Dalam mencegah penyakit leptospirosis, air yang akan dikonsumsi juga harus dipastikan dimasak mendidih,” terang Asih. (Fitri/jj)









