Harianpilar.com, Mesuji – Dinas Kesehatan (Diskes) Mesuji nampaknya kurang greget terhadap pelayanan dan kedisiplinan pegawainya. Pasalnya, Dokter spesialis yang bertugas di pusat kesahatan masyarakat (Puskemas) Rawat Inap Desa Wiralaga, Kecamatan Mesuji, Mesuji kerap tidak berada di tempat.
Kurang disiplinnya dokter tersebut berdampak terhadap pelayanan yang diberikan ke masyarakat setempat. Akibat tak optimalnya pelayanan membuat masyarakat setempat mengeluhkan pelayanan kesehaan.
Jasmani (40) warga setempat Minggu (7/8/2016), mengatakan, pelayanan kesehatan di Puskesmas Rawat Inap Desa Wiralaga tidak optimal, padahal di Puskesmas itu ada dua dokter yang disiapkan untuk menjaga. Namun sayangnya, kedua dokter itu kerap tidak berada ditempat hingga mengakibatkan masyarakat tidak memproleh pelayanan dari dokter tersebut.
“Seperti beberapa waktu lalu ada pasien yang sakit dan diantar ke Puskesmas rawat inap tapi dokter tidak ada. Hanya bidan dam perawat saja, tentu saja perawatnya bingung obat apa yang mau diberi kepada pasien yang sakit. Akhirnya pasien malah ditelantarkan hingga esok hari menunggu sang dokter,” jelasnya.
Kondisi ini tentunya harus menjadi perhatian serius. Karena, Setelah ditelusuri kedua dokter yang semestinya bertugas menjaga puskesmas rawat inap tetapi lebih mementingkan untuk membuka praktek di rumah dari pada menjaga puskesmas tersebut.
“Inikan aneh kalau puskesmas rawat inap itu artinya dokter harus berjaga selama 24 jam disini. Karena yang namanya orang sakit tidak bisa ditentukan waktunya, seperti kasus warga beberapa hari yang lalu dan bila memang ada dua dokter seharusnya menggunakan sistem sip-sipan (Piket Red),” katanya.
Untuk itu, Dinas Kesehatan Mesuji dapat menindaklanjuti keluhan masyarakat khusunya Desa Wiralaga I dan Wiralaga II terkait pelayanan kesehatan yang ada di desa tersebut. Dia meminta Diskes Mesuji dapat menempatkan dokter yang dapat berjaga siang dan malam bertugas di puskesmas rawat inap.
“Diskes harus bertindak, bisa menempatkan dokter yang bisa bertanggungjawab melayani kesehatan masyarakat. Bukan menempatkan dokter yang lebih memilih mencari uang dengan membuka praktek dirumah,” pintanya.
Terpisah Camat Mesuji, Sunardi mengaku kerap mendapat laporan keluhan masyarakat terkait buruknya pelayanan kesehatan yang ada di puskesmas rawat inap desa wiralaga.
“Memang beberapa masyarakat mengeluhkan pelayanan kesehatan di puskesmas rawat inap itu. karena dokternya sering tidak berada ditempat, mereka berada ditempat hanya pada siang hari saja, bila malam mereka enggan menginap. Rencana hari senin besok akan saya tindaklanjuti dengan melaporkan kejadian ini ke Diskes Mesuji,” tukasnya (Sandri/JJ)









