Harianpilar.com, Bandarlampung – Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China. Nampaknya itu tak sekedar peribahasa bagi Widia Savitri. Mahasiswi Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya ini akan segera mewujudkannya melalui program student mobility di Nantong Vocational University (NTVU) Tiongkok pada 25 Agustus mendatang.
Mahasiswi Jurusan Teknik Informatika ini juga memperoleh beasiswa dari Darmajaya untuk mengikuti program student mobility periode VI yang akan berlangsung selama satu semester mulai Agustus 2016 – Januari 2017.
“Alhamdulillah, saya senang dan bersyukur bisa memperoleh kesempatan mengikuti program student mobility ke Tiongkok. Tak hanya mendapatkan pengalaman belajar ke luar negeri, semoga kesempatan ini juga menjadi kebanggaan bagi keluarga saya,” ujarnya dengan wajah berseri.
Mahasiswi peraih beasiswa Bidik Misi ini memiliki ayah yang bekerja sebagai supir mobil pick up. Hal itu tak lantas membuat Widia patah semangat untuk mengejar mimpinya, bahkan menjadi motivasi baginya untuk menjadi kebanggaan keluarga.
“Saya berusaha belajar dengan sungguh-sungguh supaya meraih prestasi akademik yang memuaskan. Selain itu, saya juga aktif mengikuti Study Club yang digelar Kantor Urusan Hubungan Internasional (KUHI) Darmajaya agar menambah kemampuan dalam berbahasa asing,” terangnya.
Gadis kelahiran 20 Januari 1996 ini mengaku sangat tertarik mendatangi negara berjulukan negeri tirai bambu. Menurutnya, Tiongkok merupakan negara yang sangat maju dan sangat berkembang pesat dibidang teknologi, pendidikan, industri, dan lainnya.
“Saya sering melihat Tiongkok dari film, berita di televisi, dan buku. Tiongkok dikenal dengan ragam kebudayaan yang menarik. Selain itu juga memiliki penemuan-penemuan teknologi yang modern dan canggih, saya jadi ingin sekali naik kereta tercepat di Tiongkok,” ungkap anak pertama dari dua bersaudara ini.
Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Hubungan Internasional (KUHI) Darmajaya, Rahmalia Syahputri mengatakan, tak hanya Widia, program student mobility ke Nantong Vocational University (NTVU) juga diikuti Resti Riana Putri dari jurusan Sistem Informasi.
Selain NTVU, program student mobility periode VI ini juga akan diikuti empat mahasiswa lainnya ke Rajamangala University of Technology Krugthep (RUTK) Thailand. Mereka yakni Christine Dian Pertiwi dan Ribka dari jurusan Akuntansi, serta Zainudin dan Ronal Diantry dari jurusan Manajemen.
Diungkapnya, total ada enam mahasiswa yang akan mengikuti program student mobility. Sebelum keberangkatan, mereka terlebih dahulu menjalani proses pembekalan meliputi kemampuan bahasa Inggris, akademik, pengetahuan budaya dan adat sopan santun sesuai dengan negara yang akan mereka datangi.
“Diharapkan mahasiswa bisa lebih siap dan memanfaatkan kesempatan belajar di luar negeri ini dengan sebaik mungkin dalam menambah pengetahuan, pengalaman, serta memperluas wawasan internasional,” harapnya. (Rls/JJ)









