Harianpilar.com, Tanggamus – PNS dilarang berbelanja untuk memenuhi kebutuhan Ramadhan 1437 hijriyah pada pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanggamus.
Bupati Tanggamus Hi. Bambang Kurniawan mengatakan program bazar pasar murah yang selalu diadakan setiap bulan Ramadhan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pokok di bulan penuh berkah ini. Tentunya, dalam kegiatan bazar semua harga barang yang diperjual kan sudah di subsidi sebesar 20 persen oleh Pemkab Tanggamus, jadi lebih murah dibandingkan membeli diluar dari bazar.
“Ya mudah-mudahan kegiatan bazar pasar murah ini bisa meringankan beban masyarakat Tanggamus yang kurang mampu untuk mendapatkan kebutuhan pokoknya di bulan puasa ini. Dan berbelanjalah sesuai dengan apa yang dibutuhkan,” kata Bambang saat Opening Ceremony Bazar Pasar Murah di halaman Kantor Kecamatan Sumberejo, Senin (13/6/2016).
Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar (Disdagsar) Tanggamus Mulkifli Novem menambahkan, dalam kegiatan bazar pasar murah ini, pemkab menganggarkan dana Rp70 juta untuk kegiatan di empat kecamatan, Kecamatan Sumberejo, Ulubelu, Limau, Bandar Negeri Semuong. Dengan jadwal pelaksanaan dimulai dari tanggal 13-23 Juni 2016, perkecamatan dilaksanakan selama dua hari.
“Untuk tahun ini anggaran program bazar pasar murah lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya yakni sekitar Rp60 juta dari APBD 2016. Jadwal penyelenggaraan bazar pasar murah pun dilakukan secara bergantian diseluruh kecamatan yang ada di Tanggamus. Ya untuk pemerataan saja, agar semua masyarakat bisa merasakan program ini,” ujarnya.
Terpisah, Didi Kuswoyo Supervisor Indomaret Lampung mengatakan, kerja sama dengan Pemkab Tanggamus sudah rutin terjalin untuk menggelar bazar murah, dimana pihak Indomaret menyediakan barang-barang kebutuhan pokok yang di butuhkan. Dengan sesuai dana yang telah di sediakan oleh Pemkab Tanggamus.
Untuk tahun 2016 ini ada 11 item barang yang disediakan dengan harga yang sudah disubsidi oleh Pemkab Tanggamus. Yakni Nisin wafer kaleng Chocolate 600 gram Rp32.000. Sania minyak goreng refil Rp19.840. ABC Syrup botol orang 580 ml Rp10.320. Marjan Syrup cocopandan 600 ml Rp14.000. Gulaku gula tebu Rp14.080. Frisian Flag kental manis putih kaleng 375 gram Rp7.480. Blue band margarine serbaguna Rp5.360. Indomie Goreng plus pck spesial 80 gram Rp1.680. Sprite Rp.8.800 dan fanta ukuran satu liter, Tango Rp21.200.
“Masing-masing item bisa di beli paling banyak 2-3 buah, namun untuk mie goreng di beli 10 buah margarine lima buah, sprite/fanta tiga botol. Dan untuk wafer Tanggo atau Nissin hanya bisa di beli dua kaleng untuk satu itemnya,” ujar Didi. (Ron/Mar)









