oleh

Mesuji Bangun Dermaga Terbesar Setelah Sumsel

Harianpilar.com, Mesuji – Dinas Perhubungan Kabupaten Mesuji, memastikan Dermaga Sungai Sidang akan menyamai darmaga Sumatera Selatan (Sumsel). Pasalnya, sungai sidang ini sagat di dukung oleh luas Sungai yang dengan bentangan 600 sampai 800 Meter, sepanjang menuju Laut dengan kedalaman minimal 15 sampai 20 meter.

“Kedalaman sungai ini bisa mencapai 30 meter, dengan jalur tersebut akses Tol Laut tiba di Pelabuhan Nasional selat Sunda Kelapa, di tempuh dengan perjalanan selama 5 sampai 6 jam menggunakan kapal barang,” terang Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Mesuji Widada, Senin (13/06/2016).

Dikatakannya, bilaï tata ruang pembangunan yang disebutkan oleh Peraturan Presiden (Perpres) Nomor: 60/2015 tentang Rencana Kerja Pemerintah (RKP), dalam poin tertentu tertuang Poin pembangunan pelabuhan/dermaga di Kabupaten Mesuji, dan beragam pembanguan sentral lainnya.

“Wacana Pemprov Lampung terwujud, maka Mesuji menjadi salah satu wilayah yang memiliki Dermaga Sungai Besar setelah Provinsi Sumatera Selatan,” kata dia.
Saatnya kecamatan Rawa Jitu Utara (RJU) Mesuji bangkit demikian pandangan Kabupaten Mesuji ke depan. Upaya itu kini telah di lakukan pemerintah Mesuji mulai dari peningkatan bahu jalan, termasuk dengan konsep lintas jalan jalur dua menuju Kecamatan RJU.

” Untuk mewujudkan darma ini maka pemkab mesuji terus membangun berbagai akses. Suplai pundukung lainnya sangat di butuhkan, sebab kawasan Industri yang di rencanakan berlokasi di Kecamatan RJU,” terangnya.

Adapun industri yang bergerak terpusat di Rawa Jitu Utara, akan terwujud bila dermaga telah beroperasi. Maka sketsa pembangunan perusahaan meliputi industri bisa langsung meninjau lokasi strategis yang bersentuhan dengan masyarakat. Sementara Mesuji Lampung berbatasan langsung dengan Provinsi Lampung bahkan Mesuji juga akan dilintasi oleh Jalan Tol Sumatera.

“Saat ini pemerintah mesuji telah menyiapkan sarana infrastruktur jalan, bahkan jalan menuju RJU di siapkan skema jalan jalur dua, sepanjang lintasan gerbang Kabupaten Mesuji yang berbatasan langsung dengan Sumatera Selatan, ” imbuhnya.

Pembangunan pelabuhan sendiri saat ini telah terpancang sesuai gambar meskipun belum terbangun sepenuhnya sesuai dengan kapasitas maksimal dan sistem pelayaran di dunia kemaritiman.

Pendukung lainnya selain jalan jalur Dua dinantinya lintas jalan bebas hambatan (TOL) Sumatera melintas di daerah Mesuji, dan tidak hanya itu Mesuji akan mengembangkan sistem lalulintas Tol Luat.

Sementara jarak tempuh dari dermaga Sungai Sidang ke laut Sunda Kelapa diperkirakan 5 jam perjalanan menggunakan kapal jenis barang. “Konsep pembangunan tersebut pemerintah mesuji terispirasi disebabkan memiliki sungai dan sektor ekonomi tingkat nasional di wilayah Mesuji” tukasnya.

Sementara Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung , Arinal Junaidi belum lama ini mengatakan bila melihat kesiapan ini tentunya pemerintah provinsi akan mendukung sepenuhnya.

” Mesuji akan menjadi Kawasan Industri bagian Utara Mesuji – Lampung, dan terdapat beberapa daerah lainnya termasuk Kabupaten Lampung Selatan, untuk itu Pemprov Lampung saat ini sedang menggodok dan mengkaji lebih dalam tentang pembangunan, akan tetapi berkaitan dengan realisasi program tersebut belum diketahui, namun wacana itu akan terwujud setelah selesai di kaji, sehingga tidak menimbulkan efek yang tidak kita inginkan dikemudian hari, ” tukasnya (Sandri/Mar)

Komentar